Mendag: PSBB Berhasil tapi Perdagangan Menurun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 320 2351055 mendag-psbb-berhasil-tapi-perdagangan-menurun-3koQdsky5T.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Pembatasan aktivitas berdampak pada sektor perdagangan. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, sektor perdagangan dalam negeri masih mengalami penurunan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyebut, manakalah sektor perdagangan mengalami kontraksi 5,03 persen pada kuartal III 2020 atau secara tahunan (yoy), maka perdagangan dalam negeri masih pada zona yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: Ratusan Kasus Trade Remedies Dituduhkan ke RI dalam 25 Tahun Terakhir

kekhawatiran itu diperkuat dengan surplus perdagangan Indonesia sepanjang 2020 yang tercatat berada di angka 21,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Angka itu akibat kinerja impor yang didominasi oleh kelompok bahan baku dan penolong.

Tak tanggung-tanggung, Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 2005-2009 itu menyebut, PSBB sukses tapi perdagangan mengalami penurunan.

Baca Juga: Neraca Dagang Surplus, RI Harus Manfaatkan Redanya Tensi AS-China

“PSBB sukses tetapi perdagangan turun, artinya perdagangan dan stocking terganggu, untuk sektor akomodasi dan makanan minuman juga turun dan ini menunjukkan masyarakat tidak ke mana-mana,” kata Lutfi, Selasa (26/1/2021).

Meski begitu, Kementerian Perdagangan yang baru saja dia pimpin memastikan arus barang impor pada 2021 akan kembali menggeliat.

"Jadi apa yang akan saya kerjakan adalah satu, memmastikan bahwa seluruh arus barang ke Indonesia kemabli normal atau lebih baik dari 2020, saya akan meperbaiki tata kelolah di kemendag dan pastikan 70,3 persen dari barang impor sipa melayani idnustri lagi," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini