Bersama Perusahaan Korsel, Kalbe Uji Klinis Vaksin Covid

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 320 2352640 bersama-perusahaan-korsel-kalbe-uji-klinis-vaksin-covid-8qEzkVfMcI.jpg Uji Klinis Kalbe Farma dengan Genexine. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) tengah melakukan uji klinis vaksin Covid-19. Vaksin tersebut di luar dari vaksin yang masuk dalam daftar proses vaksinasi pemerintah saat ini.

Presiden Direktur Kalbe Vidjongtius menyebut, pada tahap produksi dan uji klinis vaksin baru tersebut pihaknya menggandeng produsen farmasi asal Korea Selatan (Korsel). Selain vaksin Covid-19, Kalbe juga tengah mengembangkan beberapa obat herbal Covid-19.

Baca Juga: Kalbe Farma Dapat Izin Uji Klinik Fase 2 Obat Covid-19 GX-17

"Kalbe juga ikut dalam beberapa uji klinis karena kita pentingkan uji klinis untuk beberapa produk herbal kita supaya bisa kita lakukan ini adalah sumber dari Indonesia, termasuk uji klinis vaksin baru juga termasuk dengan partner kami dari Korsel ini sedang berlangsung, mudah-mudahan kita selesaikan dalam I atau II kuartal (2021) kedepan," ujar Vidjongtius dalam acara Menjaga Asa di Tengah Pandemi yang disiarkan di IDX Channel, Kamis (28/1/2021).

Untuk obat herbal Covid-19 Kalbe tengah melakukan uji klinis. Vidjongtius menyebut, produksi obat herbal akan dilakukan secara terus-menerus untuk menangani penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: Anak Usaha Kalbe Farma Bisa Uji Klinik Obat Covid-19

"Dan juga kita lihat bagaimana obat Covid-19 juga disiapkan saat ini sedang dalam uji klinis untuk protokol kesehatannya. Upaya ini akan dilakukan secara terus menerus, bagaimana termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar protokol kesehatan dilakukan dan kita bisa menekan lebih baik lagi," kata dia.

Berdasarkan siaran pers manajemen Kalbe sebelumnya, perseroan melalui salah satu anak usahanya yakni PT Kalbe Genexine Biologics (KGBio), perseroan memperoleh suntikan dana dari General Atlantic (GA) sebesar 55 juta dollar AS atau Rp 770 miliar (kurs Rp 14.000 per dollar AS) sebagai modal inti (primary capital) kepada KGBIo.

Dana GA nantinya akan digunakan oleh KGBio untuk pembiayaan uji klinik produk-produk biologi, inovasi dan perluasan portfolio produk KGBio serta peningkatan kapasitas fasilitas produksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini