IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, 8 Saham Ini Bisa Masuk Menu Belanja

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 07:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 278 2354177 ihsg-diprediksi-lanjutkan-pelemahan-8-saham-ini-bisa-masuk-menu-belanja-r0tUFf0bSt.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan melemah. Sebelumnya, IHSG ditutup turun 117,04 poin atau 1,96% ke 5.862,35 atau 5.862.

Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 5699.45 hingga 5992.73. Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal yang sangat negatif.

 Baca juga: Begini Prediksi IHSG di Awal Februari

"Di sisi lain, terlihat beberapa pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (1/2/2021).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

 Baca juga: IHSG Dibayangi Kejatuhan, Ini 8 Rekomendasi Sahamnya

1.ACES

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1.540 – 1.560, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.645, Rp1.720, Rp1.815, Rp2.040 dan Rp2.260. Support: Rp1.540 & Rp1.475.

2. BBTN

 

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area Rp1.515 – Rp1.570, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.620, Rp1.865, Rp2.110 dan Rp2.180. Support: Rp1.515 & Rp1.435.

3. BMRI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area Rp6.375 – Rp6.575, dengan target harga secara bertahap di level Rp6.700, Rp6.925, Rp7.275, Rp7.550, Rp7.850 and Rp8.050. Support: Rp6.375 & Rp6.025.

4. BNGA

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area Rp825 – Rp855, dengan target harga secara bertahap di level Rp880, Rp935, Rp1.060 and Rp1.185. Support: Rp810 & Rp780.

5. BWPT

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area Rp112 – Rp113, dengan target harga secara bertahap di level Rp119, Rp128, Rp149 dan Rp170. Support: Rp112, Rp107 & Rp102.

6. HOKI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level Rp955 – Rp1.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.050, Rp1.160, Rp1.270 dan Rp1.385. Support: Rp935.

7. INCO

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level Rp5.225 – Rp5.500, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.575 dan Rp7.225. Support: Rp5.000.

8. INTP

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level Rp12.800 – Rp13.375, dengan target harga secara bertahap di level Rp13.850, Rp14.875, Rp17.250 dan Rp19.625. Support: Rp12.500.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini