Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, 8 Saham Ini Bisa Masuk Menu Belanja

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2021 |07:55 WIB
IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, 8 Saham Ini Bisa Masuk Menu Belanja
Saham (Shutterstock)
A
A
A

4. BNGA

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area Rp825 – Rp855, dengan target harga secara bertahap di level Rp880, Rp935, Rp1.060 and Rp1.185. Support: Rp810 & Rp780.

5. BWPT

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area Rp112 – Rp113, dengan target harga secara bertahap di level Rp119, Rp128, Rp149 dan Rp170. Support: Rp112, Rp107 & Rp102.

6. HOKI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level Rp955 – Rp1.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.050, Rp1.160, Rp1.270 dan Rp1.385. Support: Rp935.

7. INCO

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level Rp5.225 – Rp5.500, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.575 dan Rp7.225. Support: Rp5.000.

8. INTP

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level Rp12.800 – Rp13.375, dengan target harga secara bertahap di level Rp13.850, Rp14.875, Rp17.250 dan Rp19.625. Support: Rp12.500.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement