Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati dengan Awan Ini, Bisa Ganggu Penerbangan hingga Maret 2021

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2021 |22:04 WIB
 Hati-Hati dengan Awan Ini, Bisa Ganggu Penerbangan hingga Maret 2021
Pesawat (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Jurus Bos Garuda Pastikan Penerbangan Aman

 

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Mengingat, cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, ada dua hal yang disiapkan oleh pihaknya dalam menghadapi cuaca ekstrem. Misalnya yang pertama adalah memastikan perawatan pesawat agar saat diterbangkan berada dalam kondisi yang sebaik-baiknya.

"Karena menekankan keamanan, safety ujung tombang aktivitas dari Garuda Indonesia. Selain kondisi biasa kami juga menyiapkan kondisi ekstrem Dua hal yang kami siapkan. Memastikan pesawat diterbangkan dirawat sebaik-baiknya dan bisa diterbangkan," ujarnya.

Kemudian yang kedua adalah memberikan kewenangan pada pilot untuk memutuskan. Sebab, peran pilot menjadi sangat vital untuk memastikan penerbangan yang aman dan nyaman kepada para penumpang pesawat.

"Kewenangan akhir di Pilot untuk memutuskan terbang atau tidak apalagi dalam cuaca ekstrem," ucapnya.

Keputusan pilot ini juga nantinya akan mengacu pada data prakiraan cuaca yang didapatkan dari BMKG. Bahkan, Pilot juga terus berkomunikasi dengan BMKG hingga detik terakhir sebelum memutuskan apakah layak terbang atau tidak.

"Jadi BMKG partner kita dan mendapatkan informasi penerbangan terakhir. Dan beberapa saat sebelum penerbangan terjadi. Untuk memastikan informasi terakhir yang kami peroleh. Kami lakukan untuk memastikan pesawat yang diterbangkan siap dan personel terlibat," jelasnya.

Selain itu lanjut Irfan, pihaknya juga terus berkomunikasi dengan operator bandara. Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi dari landasan pesawat jika ada genangan air.

"Apa yang perlu dipersiapkan. Informasi yang kita peroleh menunda penerbangan jika diperlukan. Prakiraan kondisi cuaca bagaimana. Meminta informasi tersebut bukan hanya cuaca tapi panjang landasan apakah tercukupi genangan air dan memberikan informasi terkait turbulensi," jelasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement