Duta Anggada Realty Terbitkan Obligasi Rp203,45 miliar, Kuponnya 11,5%

Rabu 03 Februari 2021 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 278 2355769 duta-anggada-realty-terbitkan-obligasi-rp203-45-miliar-kuponnya-11-5-zDaOj2mVTM.jpeg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Kembali menggeliatnya sektor properti di tahun pemulihan ekonomi saat ini, memacu PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) untuk terus memacu ekspansi bisnis. Maka dari itu, guna mendanai rencana bisnis tersebut tengah bersiap menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp300 miliar.

Seperti dikutip dalam laman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dari Neraca, disebutkan, dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, perseroan menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi Rp225 miliar. Meski begitu, perseroan hanya menawarkan obligasi senilai Rp203,45 miliar dengan bunga tetap 11,5% dan akan jatuh tempo pada 19 Februari 2022. Sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp21,55 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).

 Baca juga: 4 Investasi Alternatif Selain Emas yang Menguntungkan, Cek di Sini

Adapun obligasi Berkelanjutan II Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian. Sebagai informasi, obligasi yang sudah dapat izin efektif pada 1 Februari 2021 ini akan mulai ditawarkan pada hari ini (2 Februari 2021) hingga 3 Februari 2021. Sementara tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berlangsung pada 10 Februari 2021. Adapun pada pelaksanaannya, penerbitan obligasi ini dibantu Shinhan Sekuritas Indonesia dan Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi.

Dalam penerbitan obligasi tersebut, perseroan telah memperoleh pemeringkatan BBB plus. Sesuai dengan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan surat PT Kredit Rating Indonesia pada 16 November 2020. Peringkat tersebut berlaku untuk periode 16 November 2020 sampai dengan 1 Desember 2021. Adapun, PT Shinhan Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebagai wali amanat.

 Baca juga: Imbal Hasil Obligasi AS Naik Sambut Pelantikan Joe Biden

Perseoan di kuartal tiga 2020, membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebanyak Rp 243,70 miliar. Jumlah ini menurun 28.95% dari periode yang sama pada tahun 2019 lalu yaitu Rp 342,99 miliar. Pelemahan ini sebagian besar disumbang oleh menurunya sektor pendapatan sewa yang berjumlah Rp 136,68 miliar dari sebelumnya mampu berkontribusi mencapai Rp 159,55 miliar. Jasa Pemeliharaan juga turun 7.78% menjadi Rp 54,54 miliar. dari Rp 59,14 miliar. Beban pokok juga turun menjadi Rp 181,90 miliar, terkoreksi 3.19% dari Rp 187,90 miliar, sehingga laba bruto yang diperoleh oleh perseroan pada periode tersebut berjumlah Rp 61,79 miliar.

Namun, perseroan mendapatkan pemasukan tambahan sebanyak Rp 8,13 miliar dari sebelumnya hanya Rp 1,09 miliar. Meski demikian, perseroan masih membukukan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik signifikan menjadi sebanyak Rp 293,74 miliar, padahal periode sebelumnya Duta Anggada masih merugi Rp 34,41 miliar. Terakhir, total aset perseroan per September 2020 tercatat berjumlah Rp 6,67 triliun yang terdiri dari total aset lancar RP 196,11 miliar dan aset tidak lancar Rp 6,47 triliun. Sedangkan total liabilitas yang menjadi tanggung jawab perseroan sebesar Rp 3,65 triliun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini