Potensi Bisnis Kuliner, yang Pasti Menguntungkan

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Minggu 07 Februari 2021 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 455 2357056 potensi-bisnis-kuliner-yang-pasti-menguntungkan-qOTmx7kKSy.jpg Bisnis Kuliner (Foto: Instagram Kedailocafe)

JAKARTA – Potensi bisnis kuliner saat ini cukup menjanjikan. Sebab bisnis kuliner salah satu binis yang bisa terus hidup dan bisa dibilang tidak ada matinya. Hal ini disebabkan makanan merupakan kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, setiap orang pasti membeli makanan untuk mereka makan.

Potensi bisnis kuliner ada di semua tempat kegiatan ekonomi berlangsung, mulai dari pasar tradisional hingga restoran modern. Barang dagangan yang dijual bervariasi, seperti makanan ringan hingga makanan berat.

Dikutip dari buku 20 Peluang Bisnis Makanan terbitan Redaksi ArgoMedia, Jakarta, Minggu (7/2/2021), pada dasarnya semua jenis makanan yang dikenal dan biasa dikonsumsi bisa dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan.

Baca Juga: Bisnis Jajanan Pasar, Jaga Pasokan dan Kebersihan Biar Laris 

Dari makanan yang sudah sangat familiar, seperti, bakso, mi ayam, soto ayam, dan nasi goreng, hingga makanan yang berasal dari suatu daerah seperti gudeg. rawon, nasi pecel, dan soto makasar bisa kita jadikan lahan bisnis.

Selain makanan khas daerah, berbisnis makanan yang berasal dari luar negeri bisa dilakukan, seperti hamburger dengan rasa dan komposisi yang tentu saja sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

Makanan lain dari mancanegara yang sudah lama menjadi lahan bisnis di Indonesia adalah siomay. Bumbu dan rasa siomay telah mengalami modifikasi, disesuaikan dengan selera orang Indonesia.

Sementara itu, dari buku 38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di Bawah 5 Juta karya Yuyun A, potensi dari bisnis kuliner sangat besar karena berbagai alasan. Berikut ini adalah potensi bisnis kuliner.

1. Bisnis Kuliner Sangat Populer

Bisnis kuliner (bisnis makanan dan minuman) memiliki keunggulan khusus dibandingkan dengan bisnis lainnya. Kemudahan dalam merintis usaha kuliner menjadikan pelaku usaha ini sangat banyak dan kompetitif.

Jika ingin merintis bisnis kuliner yang mudah diterima konsumen sebaiknya pilih bisnis makanan atau minuman yang memiliki potensi pemakaian tinggi serta sesuaikan dengan tren dan kebiasaan masyarakat.

Alternatifnya adalah bisnis kuliner populer. Arti populer di sini adalah makanan dan minuman yang dapat diterima, baik rasa dan cara mengonsumsinya oleh kebanyakan orang dan dapat dijual di mana pun di seluruh pelosok tanah air.

2. Potensi Pasar yang Besar

Makanan merupakan kebutuhan dasar yang dikonsumsi manusia. Artinya, setiap hari orang mengonsumsi dan menghabiskan makanan saat itu juga dan kejadian itu berulang.

Konsumsi yang berulang-ulang merupakan potensi pasar yang besar sehingga tercipta permintaan yang luar biasa. Apalagi jumlah penduduk Indonesia yang mendekati 200 juta, menjadikan peluang bisnis usaha kuliner tidak ada matinya.

Sebagai contoh, orang yang suka makan bubur ayam sebagai menu sarapan pagi, akan menghabiskannya saat itu juga dan membeli kembali pada hari-hari berikutnya. Berbeda dengan barang-barang elektronik, orang akan menunggu waktu satu tahun untuk mengumpulkan uang dan membelinya. Namun, belum tentu setahun atau dua tahun kemudian akan membelinya kembali.

3. Menguntungkan

Alasan utama untuk memulai bisnis makanan dan minuman adalah faktor keuntungan besar yang dapat diberikan. Rata-rata keuntungan yang didapatkan dari jasa penyediaan makanan dan minuman berkisar diatas 20%, sedangkan untuk kelas menengah yang mengutamakan image, kenyamanan, dan kesehatan berkisar di atas 40%.

Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, bisnis makanan dan minuman dapat dimulai dari skala kecil karena tidak membutuhkan kuantitas yang besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini