Kapitalisasi Pasar Saham Naik 6,06% Jadi Rp7.242 Triliun

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Sabtu 06 Februari 2021 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 06 278 2357617 kapitalisasi-pasar-saham-naik-6-06-jadi-rp7-242-triliun-8VYFz2jgDr.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

 JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar bursa mengalami peningkatan sebesar 6,06%. Kini nilai kapitalisasi bursa mencapai Rp7.242,985 triliun dari Rp6.829,294 triliun pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono menyebut, rata-rata volume transaksi harian juga naik 13,11 persen menjadi 20,056 miliar saham dari 17,732miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Baca Juga: Tembus 6.100, IHSG Naik 4,94% Selama Sepekan

“Kemudian data rata-rata frekuensi harian bursa juga mengalami peningkatan sebesar 12,25 persen menjadi 1.513.882 kali transaksi dari 1.348.714 kali transaksi sepekan yang lalu,” kata Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono dalam keterangannya, Sabtu (6/2/2021).

Baca Juga: IHSG Menghijau Usai Rilis Pertumbuhan Ekonomi, Ditutup Naik ke 6.152

Pada pekan ini terdapat 3 pencatatan perdana saham yang diselenggarakan secara virtual. Diawali pada Senin, terdapat 2 pencatatan saham, yaitu PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk dengan kode saham BANK dan PT Damai Sejahtera Abadi Tbk dengan kode saham UFOE.

BANK dicatatkan pada sektor Financials dengan sub sektor Banks, sedangkan UFOE dicatatkan pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Retailing. Kemudian pada keesokan harinya yaitu PT Widodo Makmur Unggas Tbk dengan kode saham WMUU resmi tercatat pada Papan Utama BEI.

WMUU dicatatkan pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Pada Kamis Pembukaan Perdagangan BEI dibuka dalam rangka Perkenalan Nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Acara yang diselenggarakan di Main HallBEI secara semi-virtual ini dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Pahala N. Mansyuri, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi,dan Direktur Utama BSI Hery Gunardi serta undangan lainnya dengan tetap menaati Protokol Kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini