Jika Subsidi Pupuk Dihapus, Mentan: Kita Akan Kalah dari Negara Lain

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 320 2358622 jika-subsidi-pupuk-dihapus-mentan-kita-akan-kalah-dari-negara-lain-wF98zTyJXA.jpg Pupuk (Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta agar komisi IV tidak gegabah untuk memutuskan subsidi pupuk dihilangkan. Jika dihilangkan, maka produktivitas padi atau gabah akan turun menjadi di bawah lima ton per hekatare.

"Produksi pupuk kita memang masih kalah tapi kalau dihilangkan subsisi pupuk maka produktivitasnya akan turun dan kita akan kalah dengan beberapa negara lainnya termasuk Vitenam," kata Syahrul dalam video virtual,Senin (8/2/2021).

 Baca juga: Mentan Ungkap Adanya Permainan Distributor Pupuk

Dia merinci Berdasarkan data Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) tahun 2018, produksi tanaman padi di Thailand hanya 3,09 ton per ha, Filipina 3,97 ton per ha, India 3,88 ton per ha, serta Pakistan 3,84 ton per ha. Di Asia Tenggara, produksi padi Indonesia hanya kalah dengan Vietnam yang mencapai 5,8 ton per ha.

"Sebelum ada pupuk subsidi hanya 4 ton per hektare. Ini sudah terlalu bagus. Setelah ada pupuk ini pertumbuhannya 5,2 ton per hektare. Jadi apakah ini berhasil atau tidak berhasil dengan pupuk itu, harus dipertimbangkan," tandasnya.

 Baca juga: Pupuk Indonesia Segera Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahun Ini

Sebelumnya, Anggota Komisi IV fraksi PDIP, Riezky Aprilia, menyinggung kelangkaan pupuk dalam rapat bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini