JAKARTA – Sebentar lagi akan menyambut Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. Tahun Baru Imlek juga bertepatan dengan periode liburan panjang di akhir pekan atau long weekend.
Imlek menjadi salah satu perayaan yang ditunggu-tunggu bagi orang Tionghoa. Biasanya, akan ada acara khusus yang dirayakan bersama keluarga besar. Maka, tak menutup kemungkinan bahwa akan ada banyak biaya yang dikeluarkan selama perayaan ini berlangsung.
Baca Juga: Ada PPKM Mikro, PNS hingga Pegawai BUMN Dilarang ke Luar Kota saat Long Weekend
Lantas, bagaimana siasat mengatur keuangan yang baik saat long weekend dan bertepatan juga dengan Tahun Baru Imlek?
Perencana Keuangan Andi Nugroho, memberikan tips-tips menyisati keuangan saat Tahun Baru Imlek, agar gaji bisa tetap bertahan hingga akhir bulan.
Andi mengatakan, sama seperti natal dan lebaran, Imlek merupakan momen yang berulang setiap tahun. Jadi, sebenarnya pengeluaran untuk itu, sudah bisa diprediksi dari jauh-jauh hari.
“Dengan itu, mereka (yang merayakan Imlek) sudah bisa mengatur dari jauh hari, menyisihkan dan menabung berapa lama atau berapa kebutuhan untuk ber-Imlek,” kata Perencana Keuangan Andi Nugroho ketika dihubungi Okezone.
Salah satu tradisi di Tahun Baru Imlek adalah pulang kampung. Jika harus pulang kampung, Andi menyarankan untuk menyiapkan uang dari awal. Tapi jangan lupa juga menyisihkan untuk kebutuhan pasca Imlek.
“Paling tidak yang harus disisihkan, misalnya ada kebutuhan-kebutuhan seperti membayar tagihan. Misalnya tagihan kredit, air, listrik, dan uang sekolah anak. Itu yang harus diamankan terlebih dahulu,” jelas Andi.
Dia menambahkan, amankan juga keuangan untuk kebutuhan sehari-hari lainnya pasca merayakan Tahun Baru Imlek. Seperti kebutuhan untuk makan dan transportasi menuju lokasi kerja.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.