Menko Luhut Ungkap Ternyata Potensi Danau Toba Tak Hanya Alam

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2021 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 320 2361385 menko-luhut-ungkap-ternyata-potensi-danau-toba-tak-hanya-alam-UDFpJqlw2W.jpg Danau Toba, Destinasi Pariwisata Super Prioritas. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Danau Toba merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun melakukan kunjungan ke Danau Toba, Sumatera Utara, dalam rangka meninjau kemajuan pembangunan Danau Toba.

"Saya akan tinjau beberapa lokasi yang ada di sini, saya ingin lihat perkembangan keseluruhan dari kesiapan Toba sebagai salah satu DPSP," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/2/2021).

Kunjungan di hari pertama dimulai dengan site visit ke Dermaga Porsea untuk melihat progres pembangunan galangan kapal dan mengecek dua unit Bus Air yang akan segera beroperasi.

Baca Juga: Wamen Parekraf Optimis GeNose Bisa Kembali Bangkitkan Sektor Ekonomi Kreatif

Selanjutnya, rombongan Menko Marves juga melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Balige, yang merupakan SMKN dengan Kejuruan Pariwisata. SMKN ini diharapkan mampu mencetak SDM lokal yang unggul dalam bidang pariwisata untuk mendukung dan pengembangan DPSP Danau Toba

Selanjutnya, kunjungan dilakukan ke Dermaga Balige dan Desa Wisata Lintong Ni Huta. Kunjungan Menko Marves ke desa wisata tersebut secara spesifik adalah untuk meninjau pembangunan toilet yang telah diselesaikan oleh Pertamina.

"Pembangunan ini dibantu oleh Pertamina. Menjadi hal yang penting untuk membangun fasilitas umum seperti ini supaya calon wisatawan merasa nyaman dan bersih," ungkap dia.

Baca Juga: Industri Parekraf Bakal Dibanjiri Pinjaman Lunak Rp9,9 Triliun

Pada hari kedua, Menko Luhut melakukan peninjauan ke Pantai Bebas Parapat untuk melihat penataan kawasan atraksi wisata yang sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

Selanjutnya, Menko Luhut juga melakukan kunjungan ke calon Creative Hub di Dolok Sipiak. Co-working space ini akan jadi pusat bagi UMKM berkumpul dan menjadi poros roda perputaran ekonomi setempat.

"Di sini kita juga memajukan budaya yang ada karena dapat dipergunakan pula sebagai tempat latihan kesenian masyarakat," jelas Luhut.

Tempat yang sudah dibangun sejak tahun 2018 ini akan menjadi tempat yang terintegrasi, sebagai tempat beraktivitas dan berkreasi bagi masyarakat setempat. Selanjutnya, dilakukan pula peninjauan pekerjaan rehabilitasi jalan di Pesanggrahan Soekarno.

Menko Luhut juga melanjutkan perjalanannya menuju Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata sekaligus meninjau pembangunan yang ada. Berlabuh di Pelabuhan Ambarita, rombongan Menko Luhut bergeser ke Huta Siallagan sebagai pusat budaya adat Batak Toba. Disambut oleh Raja Huta Siallagan dan Kepala Desa setempat, Menko Luhut ingin proses rehabilitasi pusat budaya ini segera diselesaikan oleh Kementerian PUPR.

Perjalanan dilanjutkan dengan kunjungan ke proyek Tano Ponggol. Nantinya, di lokasi ini akan dibangun jembatan layang untuk menyambungkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera. “Pembangunan jembatan di Tano Ponggol sudah berjalan lancar. Tinggal dijalankan dan akan selesai dalam waktu 17 bulan kerja sesuai dengan laporan Bupati Samosir yang sudah disampaikan ke saya,” tegas Menko Luhut.

"Begitu banyak potensi wisata yang ada di Toba. Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, budaya dan adat istiadat disini mampu menjadi daya pikat yang luar biasa bagi wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegaran," tandas dia.

Diharapkan, kawasan pembangunan Danau Toba sebagai salah satu daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas, dapat segera rampung dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini