Share

3 Perusahaan Raksasa Siap Investasi, Begini Progres Kawasan Industri Batang

Senin 15 Februari 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 320 2362547 3-perusahaan-raksasa-siap-investasi-begini-progres-kawasan-industri-batang-4hunzlp8tt.jpg Progres Kawasan Industri Batang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah terus dikerjakan sehingga dapat selesai pada waktunya.PT PP (Persero) sedang mengebut progres pembangunan KIT Batang Fase I yang ditargetkan dapat selesai pada 2021.

"Dengan progres yang sudah berjalan sampai dengan saat ini, perusahaan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan lapangan tersebut tepat waktu sehingga para investor dapat segera masuk untuk memulai pembangunan pabrik mereka," kata Sekretaris Perusahaan PT PP Yuyus Juarsa, dikutip dari Antara, Senin (15/2/2021).

Dikatakan, tergabung dalam konsorsium yang bernama PT Kawasan Industri Terpadu Batang terus mengebut progres pembangunan KIT Batang (Grand Batang City).

Baca Juga: Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang Dipercepat

Sampai dengan saat ini, progres pekerjaan lapangan (cut & fill) KIT Batang untuk Klaster 1 Fase 1 seluas 450 hektare, yaitu Zona 1 dan Zona 2 telah mencapai 99% dan 98% sedangkan untuk Zona 3 akan diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Selaku kontraktor, perseroan dipercaya untuk mengerjakan Paket I.1.B Pembangunan Jalan KIT Batang dengan lingkup pekerjaan, pembangunan jalan baru sepanjang 3,6 kilometer dan 1 jembatan sepanjang 84 meter. Proyek pembangunan jalan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Adapun proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp183 miliar tersebut dibiayai oleh APBN Tahun Anggaran 2020-2021.

Baca Juga: Duh, Lahan Kawasan Industri di Indonesia Baru 10%

Dalam kunjungan Menteri PUPR Basuki Hadimulyono beberapa waktu lalu, menyatakan pembangunan KIT Batang agar menggunakan produk dalam negeri. Selain itu, Menteri PUPR juga berharap dengan dilaksanakannya pembangunan KIT Batang dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

Sementara itu Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pada kunjungannya di hari Minggu (14/2) menyatakan sudah ada 3 perusahaan besar yang akan mengisi lahan di KIT Batang, yaitu LG, KCC Glass, dan Wavin.

Kepala BKPM juga berharap di tahun 2021 ini KIT Batang sudah siap untuk menerima perusahaan yang akan masuk untuk berinvestasi.

Dengan segera dibukanya Grand Batang City ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di daerah Batang dan Jawa Tengah.

Dikatakan, KIT Batang terletak di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki total luas lahan untuk dikembangkan seluas 4.300 hektare. Pembangunan KIT Batang dibagi menjadi 3 kluster, yaitu Kluster I seluas 3.100 hektare, Kluster II seluas 800 hektare, dan Kluster III seluas 400 hektare.

KIT Batang merupakan salah satu kawasan pilihan yang ditawarkan dapat menjadi sentra industri baru dengan harapan dapat mendatangkan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini