Sandiaga Uno Buktikan Pengembangan Kearifan Lokal Mampu Pulihkan Ekonomi Kreatif Nasional

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 20 Februari 2021 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 320 2365509 sandiaga-uno-buktikan-pengembangan-kearifan-lokal-mampu-pulihkan-ekonomi-kreatif-nasional-lDSlUOI8VH.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Setkab)

JAKARTA - Pandemi virus corona atau covid-19 telah memberikan dampak besar di berbagai sektor, tidak terkecuali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional. Lewat pengembangan beragam produk berbasis kearifan lokal, pemulihan parekraf hingga penciptaan lapangan kerja pun dapat dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nasional (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno ketika berkunjung ke Kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada Sabtu (20/2/2021).

Bukti pengembangan kearifan lokal tersebut diungkapkan Sandiaga Uno lewat kemeja yang dikenakannya. Kemeja itu berbahan kain songket tapak catur dengan motif ulos simalungun. Kain songket itu sejak lama hanya dijadikan warga Sumatera Utara sebagai sarung atau disebut abit dalam bahasa setempat.

Baca Juga: Menhub Minta Pengusaha Pelabuhan Bantu Pulihkan Ekonomi

Sarung itu pun hanya dikenakan ketika acara adat tertentu, seperti acara pernikahan dan lainnya. Namun, lewat kreatifitas dan inovasi desainer bernama Irsan, kain ulos katanya kini dapat diaplikasikan dalam beragam fesyen, seperti kemeja yang dikenakannya itu.

"Saat ini saya hadir secara live dari Kabupaten Dairi, Mengenakan pakaian adat songket Tapak Catur dengan motif Ulos Simalungun, rancangan desainer Irsan," ungkap Sandiaga Uno pada Sabtu (20/2/2021).

"Motif ini biasanya digunakan untuk acara pernikahan dan digunakan sebagai abit atau sarung. Berkat kreativitas desainer, pakaian ini menjelma menjadi sebuah produk ekonomi kreatif yang istimewa," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Sebut Pelaku Usaha Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyebutkan kemeja yang dikenakannya merupakan realisasi dari tiga strategi utama dalam pemulihan parekraf nasional, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Lewat ketiga strategi, dirinya berharap dapat terus menggairahkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Sehingga, ditambah dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GERNAS BBI) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 2020, pemulihan sektor parekraf diyakininya bakal tercapai.

"Selain itu, ini semua merupakan perwujudan dari 3 Gerakan yang dicanangkan Kemenparekaf, yaitu GERCEP (Gerak Cepat), GEBER (Gerak Bersama), GASPOL (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja)," ungkap Sandiaga Uno.

Lebih lanjut, dijelaskannya, Kemenparekraf juga telah melaksanakan program Beli Kreatif Lokal yang bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pemasaran produk artisanal ekonomi kreatif sub sektor fesyen, kriya, dan kuliner di wilayah Jabodetabek.

Program tersebut telah memfasilitasi artisanal untuk on boarding di enam e-commerce dan dua jasa transpotrasi online.

Dalam kurun waktu enam bulan, program tersebut telah berhasil meningkatkan rata-rata omzet penjualan sebesar 60 persen dan melibatkan 6,738 tenaga kerja.

Sejalan dengan hal tersebut, tahun 2021, Kemenparekraf melanjutkan program turunan GerNas BBI.

Tujuannya untuk memfasilitasi artisanal Indonesia di Sumatera Utara melalui program Beli Kreatif Danau Toba.

Produk artisanal tersebut masuk dalam ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner, dan kriya.

"Program ini juga bertujuan untuk lebih mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang harus dikawal perkembangannya sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo," jelas Sandiaga Uno.

"Melalui program ini, Kemenparekraf ingin mendorong masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap pembelian dan penggunaan produk Sumatera Utara. Sehingga kita dapat berpartisipasi pada pemulihan perekonomian nasional," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini