Sri Mulyani Tarik Utang Rp165 Triliun, untuk Apa Lagi Bu?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 320 2367052 sri-mulyani-tarik-utang-rp165-triliun-untuk-apa-lagi-bu-mPEiXaYGZ9.jpg Utang Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat pembiayaan utang hingga akhir Januari 2021 mencapai Rp165,8 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan utang ini naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama 2020 sebesar Rp68,2 triliun.

Baca Juga: Utang Indonesia Dekati Rp6.000 Triliun, Jawaban Sri Mulyani Bikin Kaget

"Sampai 31 Januari 2021, pembiayaan utang Rp165,8 triliun, karena defisit Januari ini naik tajam dibandingkan Januari 2020 itu belum direvisi, makanya kalau dilihat issuance SBN masih rendah," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (23/2/2021).

Kata dia, pembiayaan utang selama bulan lalu terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp169,7 triliun atau naik 135% dibandingkan Januari 2020. Penerbitan SBN ini sudah 14,1% dari target dalam APBN 2021 sebesar Rp1.207,3 triliun.

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Utang RI Rp5.807 Triliun, Susi Vs Stafsus Sri Mulyani

"Untuk pembiayaan investasi kita juga akan melakukannya secara hati-hati. Pencairan dari PMN akan dilakukan sekarang secara sangat terukur dan prudent dengan koordinasi dari Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan kementerian teknis," bebernya.

Dia menambahkan, pinjaman minus Rp3,9 triliun sampai 31 Januari 2021. Sementara untuk pembiayaan investasi, pemberian pinjaman, dan pembiayaan lainnya masih belum terealisasi sampai dengan akhir bulan kemarin.

"Pembiayaan anggaran kita akan terus disesuaikan, dikaitkan dengan adanya SILPA yang bisa kita manfaatkan, dan kita akan memanfaatkan pembiayaan lunak termasuk pembiayaan yang berasal dari Bank Indonesia sesuai dengan agreement SKB kita," jelasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini