Pesan Wapres untuk BSI: Kalian Bukan Lagi Bank Syariah Mandiri atau BRI Syariah

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 12:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 320 2368081 pesan-wapres-untuk-bsi-kalian-bukan-lagi-bank-syariah-mandiri-atau-bri-syariah-COyREp61xV.jpg Pesan Wapres untuk Bank Syariah Indonesia. (Foto: Okezone.com)

 JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengaku bahagia dengan pembentukan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pasalnya, BSI diharapkan bisa meningkatkan kegiatan ekonomi dan keuangan syariah.

Namun, ada beberapa pesan dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang perlu menjadi perhatian dari manajemen BSI. Misalnya, agar BSI bisa menuntaskan integrasi dalam kegiatan operasionalnya.

“Berbagai Standard Operational Procedures (SOP) harus segera diselaraskan baik dalam hal proses bisnis maupun dalam hal manajemen resiko,” ujarnya dalam acara Rakernas BSI, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: 'The Indonesia Economic Club' Live di iNews Malam Ini Pukul 20.30: Wajah Baru Bank Syariah

Menurut Ma’ruf, dalam menjalankan operasional layanannya, BSI harus mampu menggabungkan keunggulan yang dimiliki saat ini. Seperti bagaiamana mengoptimalkan teknologi maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki agar layanannya mudah diakses oleh masyarakat.

“Dukungan Sumber Daya Manusia, teknologi maupun jaringan BSI yang telah menjangkau 348 atau 67% dari 515 Kabupaten atau Kota di seluruh Indonesia harus dioptimalkan untuk menjadi solusi layanan keuangan syariah yang mudah diakses oleh masyarakat,” jelasnya.

Kemudian pesan yang kedua adalah diharapkan untuk melakukan integrasi budaya kerja. Maksudnya, tidak ada lagi pegawai dari Bak Syariah Mandiri atau Bank BNI Syariah atau BRI Syariah, yang ada adalah pegawai BSI.

Baca Juga: Wapres Bandingkan Perbankan Syariah dengan Pasar Muamalah

“Tantangan terbesar dari suatu merger adalah integrasi budaya kerja. Saya harapkan agar seluruh insan BSI menyadari bahwa sejak tanggal 1 Februari 2021, saudara-saudara adalah insan BSI. Saudara-saudara sekalian bukanlah lagi pegawai Bank Syariah Mandiri, ataupun pegawai BNI Syariah, ataupun pegawai BRI syariah. Saudara semua harus melebur menjadi bagian dari satu BSI dengan budaya kerja yang sama,” jelasnya.

Kemudian pesan ketiga adalah, Wapres menginginkan integrasi sistem teknologi informasi harus dilakukan dengan sesegera mungkin tanpa mengabaikan faktor security. Sebab menurutnya, sebagai bank syariah yang maju dan modern tidak terlepas dari penggunaan teknologi informasi untuk mendukung layanan yang berbasis digital di semua lini bisnis.

“Sebagai bank dengan aset dan nasabah yang cukup besar, sudah tentu akan terjadi upaya penyusupan baik untuk mengacaukan jalannya operasi maupun untuk mengalihkan aset secara ilegal. Untuk itu, security dari sistem teknologi informasi yang digunakan harus dibangun dengan cermat sejak awal,” kata Ma’ruf Amin.

Kemudian yang keempat adalah BSI harus dapat melayani semua segmen dari nasabah mikro dan kecil, retail, sampai nasabah korporasi. Dan pesan ini diikuti dengan penekanan bahwa BSI harus dapat menjadikan nasabah mikro dan kecil agar naik kelas.

Hal ini juga sama dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat peluncuran BSI. Presiden Jokowi tidak ingin berpuas diri jika BSI hanya melayani segmen mikro dan kecil.

“Pesan beliau yang saya anggap sangat penting adalah bahwa tidak menginginkan bahwa kita cukup berpuas diri dengan melayani segmen mikro dan kecil, tetapi kita harus dapat membuatnya naik kelas menjadi usaha yang lebih produktif agar usaha mikro tidak mengalami stunting,” jelas Ma’ruf.

Tak hanya itu, Ma’ruf Amin juga berharap BSI agar berperan aktif dalam mengembangkan lembaga keuangan syariah. Seperti BMT, BWM, Koperasi Syariah, dan lembaga keuangan mikro lainnya (LKM).

Lalu pesan terakhir, Ma’ruf Amin mengajak kepada BSI untuk mulai memikirkan dan menyusun rencana kerja untuk menjadikan BSI sebagai pemain global. Memang diakuinya hal tersebut tidaklah mudah mengingat pada saat ini BSI masih termasuk dalam kategori bank buku 3.

“Untuk itu segala upaya meningkatkan BSI menjadi bank buku 4 harus segera diwujudkan. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan pada kebijakan yang dapat meningkatkan peringkat BSI sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” kata Ma’ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini