Jangan Lelet! Perbankan Segera Turunkan Suku Bunga Kredit

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 320 2368216 jangan-lelet-perbankan-segera-turunkan-suku-bunga-kredit-SudYXSa2Je.png Bank Diminta Segera Turunkan Suku Bunga Kredit. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Perbankan diminta segera menurunkan suku bunga kredit. Hal ini sebagai upaya mendorong permintaan kredit pembiayaan.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, penurunan kredit harus dilakukan dikarenakan suku bunga acuan sudah turun hingga level 3,5% pada pertengahan bulan ini.

Baca Juga: BI Ingin Bank Tidak Cuma Cari Laba

"BI rate sudah turun 150 bps poin, deposito satu bulan sudah turun 181 bps. Tentu saja kami juga mengharapkan mendorong perbankan segera menurunkan suku bunga kreditnya. Sehingga sama-sama kita sebagai upaya bersama untuk mendorong suku bunga kredit dan mendorong kredit pembiayaan ini," ujar Perry Warjiyo dalam video virtual, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: Relaksasi DP Rumah dan Mobil 0%, BI: Kredit Konsumsi Naik 0,5%

Kata dia, langkah langkah kebijakan yang sudah ditetapkan bank sentral pada 17 hingga 18 Februari lalu. Termasuk salah satunya menurunkan suku bunga acuan.

"Langkah-langkah yang kami lakukan di rapat dewan Gubernur bulanan 17 hingga 18 Februari yang lalu penurunan suku bunga ini yang terendah 3,5% suku bunga Bi itu. Stabilisasi nilai tukar kemudian juga kebijakan untuk lebih dan kuantitas easing dengan kemudian uang muka kredit kendaraan bermotor dan berbagai hal yang kami lakukan," jelasnya.

Untuk detailnya, mengenai penurunan uang muka kredit kendaraan bermotor yang menjadi 0% ini sinergi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua OJK Wimboh Santoso. Kementerian Keuangan kemudian mengeluarkan kebijakan PPnBM serta Bank Indonesia menurunkan kebijakan uang muka.

"Juga untuk properti kami juga longgarkan untuk kebijakan uang muka baik untuk rumah pertama, rumah kedua maupun rumah ketiga untuk semuanya bersinergi dengan KSSK mendorong permintaan dan penawaran dari kredit pembiayaan dan bersama usaha pemerintah tentu saja adalah bagaimana kita mendorong pemulihan ekonomi dari berbagai sektor," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini