Jokowi Minta 'Tol Langit' Palapa Ring Masuk ke Rumah

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 320 2368706 jokowi-minta-tol-langit-palapa-ring-masuk-ke-rumah-awTIEAJoRJ.jpg Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan catatan terhadap pemanfaatan atau utilisasi Palapa Ring atau 'tol langit' lebih digenjot lagi. Jokowi menilai bahwa utilisasi Palapa Ring masih belum maksimal.

"Namun saya mempunyai beberapa catatan utilisasi Palapa Ring harus ditingkatkan, ini Jangan hanya 50% saja. Utilisasi di Indonesia Tengah dan Timur yang masih sekitar 20% ini harus digenjot terus,” katanya dalam peluncuran program konektivitas digital 2021 dan perangko seri gerakan vaksinasi nasional covid-19 di Istana Negara, Jumat (26/2/2021)

Baca Juga: Fakta-Fakta Tol Langit yang Bikin Lancar Jaringan Komunikasi 

Jokowi meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar memastikan agar Palapa Ring tidak hanya berhenti sebagai Backbone saja. Dia meminta harus tersambung sampai ke rumah tangga.

“Tidak hanya berhenti di situ tetapi harus tersambung sampai ke rumah tangga. Ini agar investasi besar di Palapa Ring segera bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat kita dan sangat dibutuhkan dalam masa pandemi seperti sekarang ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Jokowi mengatakan bahwa dalam waktu lima tahun terakhir ini, pemerintah telah bekerja keras membangun konektivitas nasional. Salah satunya dengan membangun konektivitas digital yang menghubungkan seluruh pelosok nusantara melalui tol langit.

“Semua ini bukan hanya untuk kepentingan ekonomi semata bukan tetapi, ini juga untuk merangkai negara kita yang sangat besar ini, yang berpulau-pulau. Untuk mempercepat pelayanan pendidikan, untuk mempercepat pelayanan kesehatan, untuk mendukung sinergi budaya nusantara, dan tentu saja untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan kita sebagai sebuah bangsa besar,” paparnya.

Jokowi juga menyebutkan beberapa program untuk pembangunan konektivitas digital dan talent digital. Dia ntaranya penyediaan kapasitas satelit multifungsi pemerintah, SATRIA. Lalu pembangunan menara-menara BTS, program digital talent scholarship dan gerakan nasional literasi digital.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini