Restrukturisasi Kredit Perbankan Capai Rp987,48 Triliun, Mayoritas Debitur UMKM

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 320 2368765 restrukturisasi-kredit-perbankan-capai-rp987-48-triliun-mayoritas-debitur-umkm-k8fpBvrrDc.jpg Resturkturisasi Kredit Perbankan Capai Rp987 Triliun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan data industri jasa keuangan yang menggunakan kebijakan stimulus di masa pandemi Covid-19.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Bambang Widjanarko mengatakan, kebijakan restrukturisasi untuk kredit perbankan dan perusahaan pembiayaan terus berjalan. Tercatat hingga 8 Februari 2021, restrukturisasi kredit perbankan sudah mencapai Rp987,48 triliun dari 7,94 juta debitur.

Baca Juga: OJK Ungkap Restrukturisasi Kredit Perbankan Rp987 Triliun

"Terdapat 101 Bank yang telah melakukan restrukturisasi kredit. Jumlah debitur yang melakukan restrukturisasi mayoritas adalah debitur UMKM," ujar Bambang hari ini di Jakarta, Jumat (26/2/2021). 

Pelaku sektor UMKM yang menggunakan tercatat mencapai 6,15 juta debitur dengan nilai Rp388,33 triliun. Sementara non UMKM mencapai 1,79 juta debitur dengan nilai Rp599,15 triliun.

Baca Juga: Tak Terjual, Ketua OJK Ungkap Mobil dan Motor Menumpuk di Dealer

Sedangkan restrukturisasi di perusahaan pembiayaan hingga 8 Februari sudah mencapai Rp193,5 triliun untuk 5,04 juta kontrak yang disetujui.

Sebelumnya Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso juga menekankan OJK ikut serta mendukung pelonggaran peraturan prudensial. Tujuannya untuk memberikan keleluasaan bagi calon debitur dalam memperoleh kredit. Pelonggaran dari OJK berupa penurunan ATMR yang dikaitkan dengan Loan-to-Value Ratio dan Profil Risiko serta BMPK sebagai upaya menurunkan beban cost of regulation.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini