Akhir Februari, Aliran Modal Asing Keluar Indonesia Sebesar Rp18,2 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 320 2369368 akhir-februari-aliran-modal-asing-keluar-indonesia-sebesar-rp18-2-triliun-WG0vusOWKl.jpg Aliran Modal Asing Keluar Indonesia Capai Rp18,2 Triliun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari Indonesia senilai Rp18,27 triliun melalui berbagai instrumen pada akhir Febuari 2021.

Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, berdasarkan data transaksi 22 hingga 25 Februari 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp18,27 triliun.

Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Rp22,14 Triliun pada Januari 2021

"Data transaksi 22 hingga 25 Februari 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp18,27 triliun," ujar Haryono di Jakarta, Sabtu (27/2/2021

Lebih lanjut Erwin menyatakan, aliran modal asing keluar paling besar dari Pasar Surat Berharga Negara (SBN) dengan jualvneto sebesar Rp19,50 triliun. Sementara itu aliran modal asing masih masuk atau beli neto di pasar saham sebesar Rp1,23 riliun.

Baca Juga: Biden Dilantik Jadi Presiden AS, Bos BI: Insya Allah Aliran Modal Asing Jadi USD19,1 Miliar

Dengan begitu, berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto sebesar Rp14,68 triliun. Sedangkan untuk premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke 70,55 bps per 25 Februari 2021 dari 66,48 bps per 19 Februari 2021.

Pada laporan yang sama, Erwin juga menyampaikan perkembangan nilai tukar rupiah pada minggu keempat Febuari 2021. Dimana pada Jumat (26/2), rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.090 per dolar Amerika Serikat (AS).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini