Intip Perjalanan Pendiri Matahari dan Ramayana saat Bangun Bisnis

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 278 2370221 intip-perjalanan-pendiri-matahari-dan-ramayana-saat-bangun-bisnis-2rUMWnBJX4.jpg Ritel (Shutterstock)

JAKARTA - Siapa yang tak kenal dengan perusahaan raksasa ritel asal Indonesia yakni Matahari dan Ramayana. Dua perusahaan ritel ini tersebar hampir di setiap daerah dan keberadaannya masih eksis hingga saat ini.

Tak hanya pada bisnis ritel saja, kedua perusahaan tersebut juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan terbuka. Mengutip informasi di IDX, Minggu (28/2/2021), harga saham dari PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) adalah Rp1.260 atau turun 1,18%, sedangkan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) ada di angka Rp730 atau turun 1,35%.

 Baca juga: Rugi Rp617 Miliar dan Tutup 7 Gerai, Kini Saham Matahari Terjun Bebas

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Okezone, perusahaan toko jaringan ritel terkemuka Matahari Department Store didirikan oleh pengusaha Hari Darmawan. Namun, Hari Darmawan sendiri sudah meninggal dunia karena kecelakaan.

Hari Darmawan awalnya membuka toko Matahari pertamanya pada tanggal 24 Oktober 1958 yang menjual fashion anak-anak di daerah Pasar Baru Jakarta. Namun seiring berjalan waktu, Matahari tidak hanya menjual pakaian anak-anak tapi juga seluruh keluarga.

 Baca juga: Penjualan Terjun Bebas, Matahari Tutup 7 Gerai

Matahari melangkah maju dengan membuka department store modern pertama di Indonesia pada tahun 1972. Sejak itu Matahari telah menjadikan dirinya sebagai merek asli nasional.

Berdasarkan data tahun 2018, mengoperasikan 156 gerai dengan luas ruang usaha lebih dari satu juta meter persegi yang tersebar di 73 kota di seluruh Indonesia, dengan luas ruang lebih dari satu juta meter persegi dan telah mengembangkan kehadirannya dalam dunia online.

Dengan perjalanan usaha yang telah dibangun selama 59 tahun, Matahari senantiasa menyediakan pilihan fashion dengan trend terkini untuk kategori pakaian dan mode, serta produk-produk kecantikan dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya yang ditampilkan dalam gerai modern.

Matahari sangat bangga atas dukungannya terhadap perekonomian Indonesia dengan mempekerjakan lebih dari 40.000 karyawan dan berpartner dengan sekitar 850 pemasok lokal serta pemasok internasional.

Matahari saat ini juga menjadi merek favorit keluarga yang menawarkan produk fashion yang berkualitas dan terjangkau dalam lingkungan yang ramah dan menyenangkan.

Sedangkan untuk RALS, sosok Paulus Tumewu beserta istrinya merupakan tokoh penting di balik kesuksesan Ramayana Department Store. Perusahaan yang didirikan dan mulai beroperasi pada 14 Desember 1983 itu sudah memiliki sekitar 140 jaringan di Indonesia.

Saat ini, Paulus Tumewu masih aktif mengawasi bisnis ritel tersebut. Mengingat, dirinya masih menjabat sebagai Komisaris Utama di RALS per Agustus 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini