Ada Insentif PPnBM, Menperin Prediksi Penjualan Mobil Bisa Tambah 81.000 Unit

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 320 2370448 ada-insentif-ppnbm-menperin-prediksi-penjualan-mobil-bisa-tambah-81-000-unit-bvi73HTk7p.jpg Penjualan Mobil (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah telah memberikan insentif pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan bermotor. Aturan tertuang dalam PMK Nomor 20/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Barang Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyebut, kebijakan relaksasi pajak yang berlaku diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

 Baca juga: Dear Masyarakat RI, Sri Mulyani: Sekarang Saatnya Beli Mobil Baru

Hal ini dikarenakan, industri otomotif yang telah terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19, merupakan salah satu sektor utama pendongkrak perekonomian nasional.

"Jadi peranan industri otomotif dan pendukungnya bagi perekonomian sangat besar, menyumbang lebih dari 1,5 juta tenaga kerja dan juga berkontribusi rata-rata Rp700 triliun ke produk domestik bruto(PDB)," ujar dia dalam telekonfrensi, Senin (1/3/2021).

 Baca juga: Insentif PPnBM Mobil Baru 0% Berdampak ke 7.451 Pabrik

Kemudian, kata Agus, dengan diterapkannya stimulus yang berlaku secara bertahap hingga Desember mendatang.

"Dan kami memproyeksikan akan ada penambahan penjualan mobil hingga 81.000 unit," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, insentif ini bakal berimplikasi positif pada sektor otomotif serta dapat mempertahankan basis industri otomotif.

Kemudian, berpotensi menyerap 1,5 juta tenaga kerja langsung dan 4,5 juta tenaga kerja tidak langsung, serta berdampak pada 7.451 pabrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini