IPO Berkah Beton Sadaya, Emiten Baru yang Incar Rp200 Miliar

Rani Hardjanti, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 278 2373689 ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar-jizYD1Gtyz.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tetap ramai meski pandemi. Buktinya, PT Berkah Beton Sadaya Tbk menjadi emiten terbaru di Pasar Modal Indonesia.

Perseroan akan menawarkan sebanyak 2 miliar lembar saham seharga Rp100 per lembar dan dengan demikian bakal meraup dana sebesar Rp 200 miliar.

 Baca juga: Ulima Nitra Akan IPO, Begini Bibit Bebet Bobotnya

Seperti dikutip dalam prospektus perseroan, Minggu (7/3/2021), nantinya sebesar 53,67% dana hasil IPO akan digunakan untuk membeli lahan milik PT Subang Terus Membangun dan sisanya untuk belanja modal.

Perseroan saat ini memasuki masa penawaran umum Initial Public Offering (IPO) pada tanggal 1 hingga 4 Maret 2021 setelah meraih pernyataan efektif pada tanggal 26 Februari 2021 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: IPO, Perusahaan Hotel Ini Lepas 150 Juta Saham

Untuk itu, perseroan telah menunjuk Mirae Asset Sekuritas selaku penjamin emisi efek. Kemudian selain Berkah Beton Sedaya yang berniat IPO, ada juga PT Era Graharealty Tbk pemegang hak waralaba dan agen real estat ERA Real Estate bersiap melepas sebagian sehamnya ke pasar modal pada Maret 2021 ini.

Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan perusahaan, ERA menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sedangkan biro administrasi yang ditetapkan adalah PT Datindo Entrycom. Rencananya, ERA akan melaksanakan IPO pada Maret 2021 ini.

Jumlah saham yang akan dicatatkan rencananya sebanyak-banyaknya 189.973.700 lembar saham. Jumlah itu setara 20% saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Saham ini akan dilepas dalam nominal Rp10. Sedangkan harga pelaksanaan diperkirakan dalam rentang Rp105 sampai Rp120 per lembar saham.

Dari jumlah saham ini sebanyak 47,36 juta merupakan saham baru yang dilepas dari portepel. Sedangkan 142,60 juta adalah saham divestasi pemegang saham pengendali PT Realti Indo Mandiri.

Pascaaksi IPO, masyarakat memegang sebanyak 22,22% saham perseroan, PT Berkah Global Investama memegang 35,4% dari sebelumnya 43,51%, PT Berkah Multi Beton memegang 28,78% dari sebelumnya 37%, Haji Herdis Sudana memegang 4,4% dari sebelumnya 5,71%, Sugiarwati Lucky memegang 4,98% dari sebelumnya 6,4%, PT Cipta Ihya Nusantara memegang 2,22% dari 2,86% dan Dr Ir Haji Soewarso memegang 1,36% dari sebelumnya 1,75%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini