Share

Hikmah di Balik Pandemi, Percepat Proses Digitalisasi Bank

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Kamis 11 Maret 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 320 2376203 hikmah-di-balik-pandemi-percepat-proses-digitalisasi-bank-0w4byAyD4I.jpg Perbankan (Shutterstock)

JAKARTA – Di tengah pandemi digitalisasi menjadi suatu hal yang tak terelakkan lagi, begitu pun dalam dunia Perbankan. Didorong oleh kebutuhan masyarakat, Digital Banking saat ini menjadi kebutuhan utama.

Menanggapi hal tersebut, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, di tengah pandemi masyarakat dipaksa untuk lebih banyak menggunakan digital. Oleh karena itu, Perbankan tentunya sudah mengantisipasi hal tersebut.

 Baca juga: OJK Catat Bank dengan Modal Inti Rp1 Triliun Hanya 1 Unit

“Di tengah pandemi ini sebenarnya kita dipaksa ya, semua masyarakat dipaksa untuk lebih banyak menggunakan digital. Artinya, tidak hanya Perbankan semua sendi-sendi kehidupan kita itu sudah mulai membiasakan diri untuk kehidupan digital. Perbankan tentunya mengantisipasi itu, ke depan memang seluruh sisi kehidupan kita akan terdigitalisasi,” katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (11/3/2021).

“Arah itu sebelumnya sudah ada, tetapi dipercepat oleh pandemi. Perbankan mau tidak mau mempercepat, harus mempercepat meningkatkan layanan digitalnya. Bahkan beberapa bank sudah mencanangkan membentuk bank-bank digital,” tambah dia.

 Baca juga: Gunakan Uang Salah Transfer Bisa Dipidana, Ini Tanggapan YLKI

Menurut Piter, untuk menghadapi digitalisasi ini yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan hanya lah modal. Hal itu dibutuhkan untuk meningkatkan berbagai layanan pendukung.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Untuk digital itu kan berarti dia harus meningkatkan teknologi, meningkatkan infrastruktur pendukung, kemudian juga meningkatkan SDM. Nah untuk yang sudah melaksanakan lebih awal ya itu tidak sulit, beberapa bank kan memang sudah mengarah ke layanan digital ya dengan mobile banking, internet banking, itu kan digital semua. Itu ditingkatkan, cuman kan ga semua bank siap untuk itu,” ujar dia.

Sementara itu, kata dia, untuk konsumen atau nasabah hanya akan mengikuti peraturan atau alur yang dibuat oleh bank tersebut untuk proses digitalisasi ini.

“Saya kira sekarang konsumen secara perlahan sudah mulai mengikuti. Kalau kita ini kan ga bisa maksa, kalau banknya menyediakan layanan ya kita ikuti, kalau banknya tidak menyediakan layanan ya tidak mengikuti. Tapi sekarang ini kan semua bank itu kan sudah mengarah ke arah bank digital semua, jadi masyarakat nanti sedikit-sedikit akan teredukasi bagaimana memanfaatkan layanan bank secara online,” ucap Piter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini