Laba Wijaya Karya Beton Anjlok 75% Jadi Rp128,05 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 278 2376431 laba-wijaya-karya-beton-anjlok-75-jadi-rp128-05-miliar-vHCYDDLbCN.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Laba PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengalami penurunan sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp128,05 miliar atau lebih rendah 75% dibanding tahun 2019 sebesar Rp512,34 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan Perseroan di kuartal IV-2020 tercatat sebesar Rp4,80 triliun atau turun 32,18% dari tahun sebelumnya sebesar Rp7,08 triliun, dengan laba per saham dasar Rp14,69.

Baca Juga: Targetkan Kontrak Baru Rp5,47 Triliun, WTON Optimis Bertahan

Adapun pendapatan perseroan terdiri atas produk putar dan non putar, jasa dan konstruksi. Pendapatan produk putar dan non putar tercatat Rp3,88 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp6,09 triliun

Pendapatan jasa tercatat Rp282,35 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp261,08 miliar; pendapatan konstruksi tercatat Rp637,62 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp729,55 miliar.

Baca Juga: Ganti Komisaris Utama, Berikut Susunan Pengurus Baru Wika Beton

WTON mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal IV-2020 menjadi Rp4,49 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp6,13 triliun. Beban umum dan administrasi juga mengalami penurunan menjadi Rp120,34 miliar dari sebelumnya Rp145,36 miliar dan beban umum dan administrasi menurun menjadi Rp3,99 miliar dari sebelumnya Rp8,21 miliar.

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp803,26 miliar, kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp281,51 miliar dan kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp581,40 miliar.

Wijaya Karya Beton mencatatkan liabilitas sebesar Rp4,70 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,39 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp8,50 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp10,33 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini