Sri Mulyani Sebut Ada Ancaman Baru bagi Ekonomi, Apa Itu?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 320 2376753 sri-mulyani-sebut-ada-ancaman-baru-bagi-ekonomi-apa-itu-lFa5pUAbxc.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan ada ancaman baru bagi ekonomi dunia maupun Indonesia. Ancaman tersebut terjadi sekitar tiga sampai lima tahun yang akan datang.

Adapun, ancaman itu datang lantaran banyak negara yang menerapkan kebijakan countercyclical untuk menangani pandemi Covid-19.

 Baca juga: Bangun Ekosistem Ekonomi Syariah, Sri Mulyani: Harus Bernafaskan Islam

"Dalam buku global risk report 2021, diterbitkan WEF kita melihat dan membaca beberapa risiko yang dihadapi dunia dalam jangka pendek, menengah dan panjang kurun waktu 3-5 tahun ke depan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (12/4/2021).

Kata dia, risiko-risiko yang menjadi ancaman baru ekonomi mulai dari asset bubble (gelembung aset), stabilitas nilai tukar, harga komoditas, krisis utang, hingga risiko geopolitik.

 Baca juga: Kejar Ekonomi Tumbuh 5%, Menko Luhut: Banyak Orang Pintar di Negeri Ini

"Ini adalah sebagian konsekuensi kebijakan yang diambil untuk hadapi pandemi Covix-19. Setiap langkah kebijakan nggak hanya berikan manfaat tapi ada konsekuensi demikian pula dengan kebijakan yang diambil di sisi APBN atau fiskal bersama sama lembaga lain dalam tangani Covid-19," katanya.

Dia meminta seluruh pejabat eselon I Kementerian Keuangan mewaspadai seluruh tantangan tersebut. Menurut dia, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Kurun waktu lebih panjang 5-10 tahun, dalam global risk report 2021, mengidentifikasi krisis-krisis yang kita sering dan kami sudah sering menyampaikan dalam berbagai forum," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini