Share

Neraca Perdagangan Surplus Lagi, BI: positif Bagi Ketahanan Ekonomi RI

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 15 Maret 2021 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 320 2378286 neraca-perdagangan-surplus-lagi-bi-positif-bagi-ketahanan-ekonomi-ri-HvxUR6g74Q.jpg ekspor impor (Okezone)

JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia Februari 2021 kembali surplus sebesar USD2,0 miliar. Sedikit meningkat dari surplus bulan sebelumnya sebesar USD1,96 miliar.

Dengan perkembangan tersebut, Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono mengatakan, neraca perdagangan Indonesia telah berturut-turut mengalami surplus sejak Mei 2020. Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan tersebut berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

 Baca juga: Neraca Dagang RI Menang Lawan AS tapi Takluk dengan China

"Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk mendukung pemulihan ekonomi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Dirinya mengatakan, surplus neraca perdagangan Februari 2021 dipengaruhi oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang berlanjut. Pada Februari 2021, surplus neraca perdagangan nonmigas sebesar USD2,44 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Januari 2021 sebesar USD2,63 miliar.

Baca juga:  Selamat! Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD2 Miliar

Perkembangan itu dipengaruhi oleh ekspor nonmigas yang tercatat USD14,40 miliar. Relatif stabil dibandingkan dengan ekspor nonmigas bulan sebelumnya sebesar USD14,41 miliar.

"Ekspor sejumlah produk manufaktur, seperti besi dan baja serta kendaraan dan bagiannya, membaik setelah sempat terkoreksi pada bulan sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, impor nonmigas mengalami peningkatan terutama pada kelompok barang modal, sejalan dengan aktivitas ekonomi domestik yang melanjutkan perbaikan. Adapun, defisit neraca perdagangan migas menurun dari USD0,67 miliar pada Januari 2021 menjadi USD0,44 miliar, dipengaruhi oleh penurunan impor migas di tengah ekspor migas yang tetap tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini