Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Lesu Menanti Hasil Kebijakan The Fed

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 17 Maret 2021 |07:33 WIB
Wall Street Lesu Menanti Hasil Kebijakan The Fed
Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

 NEW YORK - Wall Street berakhir melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Indeks S&P 500 menurun terbebani saham energi dan industri, karena investor menunggu hasil pertemuan Federal Reserve.

“Pertemuan Fed adalah salah satu pertemuan terpenting bagi pasar. Ini adalah yang pertama kami alami setelah kenaikan tingkat inflasi baru-baru ini dan kekhawatiran tentang inflasi,” kata Manajer Portofolio Senior Globalt Investments, Tom Martin, dilansir dari Reuters, Rabu (17/3/2021).

Dow Jones Industrial Average turun 0,39% menjadi 32.825,95 poin, sedangkan S&P 500 turun 0,16% menjadi 3.962,71. Komposit Nasdaq naik tipis 0,09% menjadi 13.471,57.

Baca Juga: S&P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor, Wall Street Berakhir Menguat

Wall Street tidak memiliki arah sepanjang perdagangan, setelah S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencapai rekor tertinggi pada hari Senin. Wall Street just baru-baru ini mendapat sentiment positif karena keluarnya paket stimulus fiskal USD1,9 triliun dan upaya vaksinasi yang sedang berlangsung memperkuat pandangan bahwa ekonomi menuju pemulihan.

Namun demikian, pada saat yang sama, kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi dan kenaikan suku bunga baru-baru telah meningkatkan pengawasan pasar pada pertemuan The Fed. Di mana para pembuat kebijakan cenderung menaikkan perkiraan ekonomi dan mengulangi janji mereka untuk tetap akomodatif di masa mendatang.

Baca Juga: Wall Street Bervariasi setelah Nasdaq Balik Melemah

Sementara itu Nasdaq berakhir lebih tinggi. Setelah jatuh 11% dari rekor tertinggi 12 Februari hingga awal Maret. Nasdaq telah pulih dan sekarang turun sekitar 4% dari penutupan tertinggi sepanjang masa.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement