Share

Ada Ekosistem Logistik Batam, Menko Luhut Ingin Tarik Investasi dari Singapura

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 18 Maret 2021 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 320 2379930 ada-ekosistem-logistik-batam-menko-luhut-ingin-tarik-investasi-dari-singapura-7OmiUxSGGn.jpg Menko Luhut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan platform ekosistem logistik di Batam (Batam Logistic Ecosystem/BLE) di Batam. Peluncuran tersebut sebagai pilot project dari ekosistem logistik nasional (National Logistic Ecosystem/NLE).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, peluncuran ini dilakukan karena pemerintah ingin Indonesia bisa bersaing secara efisiensi biaya.

"Jadi kita pengennya efisien, itu aja. Jadi ada B2B, G2G. Maka itu kita semua pengen Indonesia bisa bersaing dari cost," kata dia telekonrensi, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga: RI Kekurangan Kontainer, Ekspor Terhambat 

Dia menjelaskan, penyederhanaan sistem pembiayaan tersebut akan membuat pemasukan investasi ke Indonesia semakin besar. Di mana pada urusan efisiensi pembiayaan, Indonesia masih kalah dengan negeri tetangga seperti Singapura.

"Negara di seberang kita 13%, kita 25,3%. Masa beda hampir 10%, 9 koma sekian persen. Apabila beda banyak 9%, orang berpikiran ngapain investasi ke Indonesia. Dengan itu terjadi penerimaan negara tambah, efisiensi," ungkap dia.

Kemudian, kata Luhut apabila skema itu terjadi, maka pihaknya percaya penerimaan negara pun secara otomatis akan bertambah.

"Misalnya kita menertibkan lego jangkar yang sekarang tinggal 6, sekarang kita kontrol, kita promosikan bergelombang sehingga 81 ribu kapal itu, kalau kita bisa ambil 20% saja itu sudah kita mendapatkan penerimaan cukup besar," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini