Kemendag Maksimalkan KEK Kendal Tarik Investasi Rp72 Triliun

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 320 2380823 kemendag-maksimalkan-kek-kendal-tarik-investasi-rp72-triliun-GaaE3I7aCb.jpg KEK Kendal Diharapkan Tarik Investasi Rp72 Triliun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI mencatat bahwa Kawasan Ekonomi Khusus Kendal unggul dalam sektor industri berorientasi ekspor, substitusi impor, produk berteknologi tinggi (high tech products/HTP). KEK Kendal juga diperangkati aplikasi khusus yang mendukung industri 4.0 serta logistik yang berbasis Industri 4.0.

KEK Kendal diproyeksikan dapat menarik investasi sebesar Rp72 triliun dan tenaga kerja sebanyak 20.000 tenaga kerja hingga 2025.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan bahwa Jawa Tengah, khususnya Kendal akan menjadi sentra industri nasional yang sangat penting. Untuk itu Kemendag akan hadir untuk mendukung aspek perdagangannya.

Baca Juga: Erick Thohir Sulap Sanur Jadi KEK Kesehatan untuk Lansia

Menurutnya beberapa yang bisa dilakukan Kemendag adalah dalam hal memastikan akses pasar, kelancaran supply bahan baku, pemenuhan standard dan fasilitasi lainnya.

“Ini konsern kita bersama. Kita ingin pusat-pusat ekonomi didukung oleh semua stake holders dan kementerian maupun lembaga agar produk-produk Indonesia makin berdaya saing sehingga kesejahteraan masyarakat.” Kata Wamendag, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: KEK Pariwisata Lido Bisa Menyerap Ribuan Tenaga Kerja

Menurut Jerry, perjanjian perdagangan adalah salah satu dari upaya untuk memperluas akses pasar, fasilitasi peningkatan kapasitas dan pengurangan hambatan perdagangan. Dengan beberapa perjanjian perdagangan yang telah diselesaikan baik secara multilateral maupun bilateral, diharapkan makin banyak pengusaha Indonesia, termasuk yang ada di Kendal bisa memanfaatkan surat keterangan asal (SKA) agar produknya makin kompetitif.

Selain itu, para pengusaha khususnya UMKM diharapkan juga memanfaatkan program-programKemendag punya banyak program pelatihan dan fasilitasi ekspor.

Dalam hal perdagangan rakyat dan perdagangan dalam negeri, Bupati Kendal meminta Kemendag bisa membantu dalam pembangunan berbagai sarana, termasuk pasar Weleri yang terbakar baru-baru ini. Pasalnya, Pasar Weleri sangat dibutuhkan kehadirannya, khususnya pedagang kecil yang memanfaatkannya untuk memasok kebutuhan masyarakat serta memasarkan hasil panen petani, peternak dan perajin Kendal.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico Ganinduto meminta pemerintah untuk ikut bantu perekonomian Kendal yang tengah bangkit. Menurutnya peran Kemendag sangat vital dalam mendukung kelancaran distribusi hasil produk Kendal maupun dalam menunjang sarana dan prasarana.

Kendal sendiri saat ini sudah punya kawasan ekonomi Kendal dengan sektor yang akan dikembangkan adalah tekstil dan busana, makanan dan minuman, elektronik, furniture, dan otomotif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini