Share

Luhut: Kita Jangan Pura-Pura Bodoh yang Akhirnya Rugikan Negara

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 320 2381817 luhut-kita-jangan-pura-pura-bodoh-yang-akhirnya-rugikan-negara-mVMhcev7nC.jpeg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menerbitkan aturan baru terkait pemasangan pipa dan kabel bawah laut melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Laut.

Beleid itu merupakan aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.

Baca Juga: Menteri Trenggono: Gegara Kabel dan Pipa Bawah Laut Tak Tertib Bikin Konflik

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya ingin dengan adanya aturan ini,

kabel-kabel fiber optik itu langsung ke Jakarta atau final destination. Tidak perlu melalui tempat lain, agar lebih efisien.

Baca Juga: Terbitkan Aturan Pipa Kabel Bawah Laut, Menko Luhut: Biar RI Tidak Semrawut

"Jadi jangan kita pura-pura bodoh yang akhirnya merugikan negara kita. Kita harus mulai sepakat sehingga kabel fiber kita yang ke Amerika Serikat, menuju ke negara tujuan, begitu juga tujuan ke Australia dan Eropa," ujar dia dalam sosialisasi terkait aturan alur pipa dan/atau kabel bawah laut secara virtual, Senin (22/3/2021).

Kemudian, kata dia, Indonesia harus bisa menjadi penghubung ke negara besar. Maka itu jangan dibuat menjadi kerdil.

"Saya minta kepada semua teman-teman paham betul mengenai hal ini. Atas hasil ini pada Februari 2021, Menteri Trenggono selaku ketua harian tim pengarah menetapkan Kepmen tentang alur pipa dan atau kabel laut RI," ungkap dia.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut sebagai tindak lanjut aturan, pihaknya masih memiliki berbagai pekerjaan rumah. Di mana dirinya perlu mendata kabel dan pipa bawah laut yang sudah ada, dan mengidentifikasi alur pipa dan kabel bawah laut yang berada di dalam alur dan di luar alur.

"Semoga regulasi ini bisa mencapai tujuannya dalam menata dan menciptakan iklim berusaha pemasangan pipa dan kabel bawah laut yang kondusif," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini