Rupiah Stabil, Ada Sentimen dari UU Cipta Kerja

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 320 2382082 rupiah-stabil-ada-sentimen-dari-uu-cipta-kerja-XSM5ddspa2.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar hari ini bergerak stabil. Rupiah di sesi siang sempat melemah 30 poin namun kembali menguat sehingga berada di level Rp14.407 atau sama dengan penutupan sebelumnya.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja membantu mengurangi dampak negatif covid-19, terutama di sektor lapangan kerja. UU tersebut menjadi jembatan antara program penanganan covid-19 jangka pendek dan breakfrom struktural di jangka panjang.

Baca Juga: Tak Sanggup Lawan Dolar AS, Rupiah Melemah ke Rp14.439/USD

"Informasi Undang-Undang Cipta kerja membawa angin segar pagi mata uang rupiah kembali ke performa terbaik dan rupiah kembali digdaya walau hanya stagnan," katanya dalam riset hariannya, Senin ( 22/3/2021).

Dia menjelaskan, pemberlakuan undang-undang ini sangat tepat waktu karena akan membantu mengurangi dampak negatif COVID-19 terhadap mereka yang terkena dampak, terutama di sektor lapangan kerja.

Baca Juga: Rupiah Kian Melemah ke Level Rp14.430/USD

Sebagai pemain sentral dalam perekonomian Indonesia, pemerintah memberikan fasilitas perlindungan, pemberdayaan insentif, serta pembiayaan bagi pelaku UMKM. Selain itu, melalui Online Single Submission (OSS) yang ditargetkan akan diimplementasikan pada Juli 2021 akan mempermudah dan menyederhanakan proses perizinan usaha.

"Usaha pemerintah lainnya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, dengan mengesahkan berbagai regulasi turunan tentang ketenagakerjaan serta membentuk Indonesia Investment Authority (INA)," ujarnya.

Pemerintah juga telah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp60 triliun sebagai modal INA untuk merealisasikan kegiatannya. Di awal 2020 telah dialokasikan modal awal sebesar Rp15 triliun dan tahun 2021 dipersiapkan tambahan sebesar Rp60 triliun. Diharapkan kuartal pertama, Indonesia Investment Authority bisa merealisasikan kegiatan ini.

"Melalui berbagai upaya tersebut Pemerintah optimistis tahun 2021 akan menjadi titik balik dari permasalahan akibat pandemi dan mengharapkan partisipasi dari para stakeholder untuk memastikan bahwa berbagai kebijakan yang telah dipersiapkan dapat dioperasionalisasikan secara optimal," terangnya

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp14.390-Rp14.430.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini