Menaker dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 320 2382762 menaker-dan-bpjs-ketenagakerjaan-bahas-jaminan-kehilangan-pekerjaan-O826SAISze.jpg Menaker dan BP Jamsostek Bahas Jaminan Kehilangan Pekerjaan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri mengemukakan rencana kerja pihaknya untuk lima tahun ke depan. Hal ini disampaikannya dalam dalam audiensi dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah terkait program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),

"Rencana kerja itu berisi 3 pilar dan 6 lompatan," ujar Zuhri di Jakarta, Selasa(23/3/2021).

Baca Juga: Demi JKP, Menaker Minta Integrasi Sisnaker-BPJS TK Dipercepat

Tiga pilar yang dimaksud Zuhri antara lain memastikan dan mendorong semua program dan kegiatan dapat meningkatkan dan kemaslahatan, kedua memastikan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan dilakukan dengan berprinsip tata kelola yang baik sebagaimana termaktub di Perpres 25 Tahun 2020 tentang Tata Kelola BPJS Ketenagakerjaan, dan yang ketiga adalah memastikan agar pengelolaan bisa dilakukan dengan pendekatan-pendekatan yang sehat dan normal.

Sementara enam lompatan rencana kerja Dewas BPJS Ketenagakerjaan meliputi mendorong peningkatan kepesertaan yang berbasis sinkronisasi data, mendorong terus perbaikan layanan dengan pendekatan strategis, efisiensi, dan dukungan IT, memperhatikan risiko operasional dan investasi yang mempengaruhi kesejahteraan keuangan program BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 15 Dibuka untuk 600 Ribu Orang, Ini Cara Daftarnya

"Kami juga mendorong pemenuhan standar pelaksanaan operasional BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan tata kelola yang baik dan performance yang baik, menindaklanjuti rekomendasi baik itu dari internal maupun eksternal, dan mendorong agar percepatan penyelesaian gap atau jarak regulasi dengan implementasi operasional," pungkas Zuhri.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini