BSDE Ambil Alih PT Itomas Kembangan

Rabu 24 Maret 2021 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 278 2383334 bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan-w3aHyIzION.jpg BSD (Okezone)

JAKARTA – Dalam rangka mempertahankan persentase kepemilikan saham, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengambil alih saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan (IKP). Di mana, transaksi tersebut lewat anak usaha perseroan yaitu PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI).

Kata Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya, pengambilalihan saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan Perdana (IKP) masing-masing sebanyak 14.700 saham atau senilai Rp147 miliar dan 25.068 saham atau senilai Rp146,24 miliar dilakukan oleh PT Duta Pertiwi Tbk.

 Baca juga: Laba BSD Turun 79,67% Jadi Rp469,55 Miliar di Kuartal III

“Pengambilalihan saham tersebut mengakibatkan IKP menjadi entitas anak DUTI,” ujar Hermawan mengutip neraca.

Adapun pertimbangan melakukan transaksi adalah untuk mempertahankan persentase kepemilikan saham DUTI dalam IKP dan mengembangkan kegiatan usaha IKP. Di dalam transaksi ini dijelaskan tidak ada hubungan afiliasi antara para pihak yaitu DUTI dengan PT JCREAL dan TPB Development Pte. Ltd. Adapun, PT Itomas Kembangan Perdana merupakan perusahaan yang didirikan untuk mengembangkan proyek real estat di Taman Permata Buana.

Baca juga: Anak dan Cucu Pendiri Sinarmas Kompak Borong Saham BSDE

Di dalam perusahaan ini, DUTI bekerjasama dengan PT JCREAL dan TPB Development Pte. Ltd. Tahun ini, BSDE menargetkan pra-penjualan tahun ini mencapai Rp7 triliun. Target itu ditopang oleh tiga segmen utama, yakni; segmen perumahan, komersial dan lain-lain.

Kata Hermawan, kinerja perseroan akan tetap tumbuh meski terbatas dibandingkan masa sebelum pandemi, karena minat konsumen atas produk-produk yang ditawarkan tetap tinggi,”Kami optimis prospek industri properti, baik itu residensial maupun komersial akan tumbuh berkelanjutan tahun 2021,”ujarnya.

Dia menambahkan, minat itu terlihat dari tingginya angka penjualan pada tiga bulan terakhir 2020 lalu. Pada triwulan tersebut, BSDE membukukan angka pra-penjualan sebesar Rp1,8 triliun atau setara 28 persen dari total angka pra-penjualan sepanjang 2020, yang tercatat sebesar Rp6,5 triliun. Kemudian segmen residensial menjadi kontributor utama dengan mengusung target Rp4,4 triliun.

Angka tersebut bersumber dari kawasan hunian, seperti; BSD City, Nava Park, Kota Wisata, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Taman Banjar Wijaya, Legenda Wisata, Grand City Balikpapan dan The Zora. Adapun tiga besar kawasan residensial yang menjadi kontributor pra-penjualan terbesar untuk segmen ini diantaranya; BSD City dengan target Rp2,2 triliun atau setara 50% dari total target residensial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini