Perusahaan Ritel Milik Djoko Susanto Cari Modal Lewat Right Issue

Kamis 01 April 2021 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 278 2387750 perusahaan-ritel-milik-djoko-susanto-cari-modal-lewat-right-issue-qFONCLj5WD.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Danai pengembangan bisnis, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan menggelar aksi korporasi berupa Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. Di mana, menawarkan sebanyak 5 miliar lembar saham bernominal Rp10 per saham.

Mengutip Neraca, Jakarta, Kamis (1/4/2021), perseroan akan melaksanakan right issue itu dalam rentang satu tahun sejak persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 6 Mei 2021 dan pernyataan efektif OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Bagi pemegang saham yang ingin mengikuti RUPSLB, harus memastikan tercatat dalam daftar pemegang saham pukul 16.00 JATS tanggal 13 April 2021.

 Baca juga: Miliarder Djoko Susanto Raup Pendapatan Rp75 Triliun dari Alfamart

Rencananya, dana hasil right issue itu akan digunakan untuk melakukan investasi pada perusahaan lain atau penyertaan saham pada perusahaan yang bergerak di bidang berbasis teknologi yang dapat bersinergi secara strategis guna mendukung kegiatan utama perseroan. Selain itu, dana aksi korporasi ini akan digunakan untuk belanja modal terkait dengan pengembangan kegiatan usaha perseroan.

Sehingga perseroan menilai rencana right issue akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan. Tepatnya, memperkuat struktur ekuitas. Namun bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan terdilusi porsi kepemilikannya sebanyak-banyaknya 10,75%.

 Baca juga: Perusahaan Miliarder Djoko Susanto, Alfamart Lepas 99,96% Saham Alfatrex

Pada hari yang sama, emiten pemilik merek dagang Alfamart ini juga mengumumkan akan menambahkan kegiatan usaha berupa restoran dan kafe yang menjual dan menyajikan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya (selanjutnya disebut “Perubahan Kegiatan Usaha”) dengan menghadirkan gerai dengan nama “Alfa X” serta coffee corner “Bean Spot”. Kegiatan usaha tersebut, saat ini bukan merupakan salah satu dari bidang usaha perseroan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini