BI Bingung Perusahaan Besar Jatim Tak Ngutang di Bank

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 320 2387902 bi-bingung-perusahaan-besar-jatim-tak-ngutang-di-bank-1tuo5e9kjk.jpg Perbankan (Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan minat sektor korporasi di Jawa Timur untuk menggunakan pinjaman bank domestik masih minim. Karena dari survei yang dilakukan BI, menunjukkan sektor korporasi Jawa Timur bergerak naik dalam utilisasi kapasitas produksinya.

"Dari kuartal ketiga dan keempat 2020 ada kenaikan utilisasi kapasitas produksi di perusahaan besar Jawa Timur. Ini akan terus berlanjut hingga kuartal pertama 2021," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dalam webinar yang digelar Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (1/4/2021).

 Baca juga: Ketua OJK: Penurunan Suku Bunga Bukan Satu-satunya Peningkatan Kredit

Survei yang dilakukan BI menyasar untuk 21 Sektor prioritas Jawa Timur. Namun Desty mengaku masih bingung kenapa penggunaan dana perbankan masih terbatas sementara produksi meningkat.

"Walaupun ada kegiatan usaha tapi penggunaan kredit minim. Ini jadi puzzle yang harus dipecahkan. Bagaimana mendorong demand kredit Khususnya korporasi untuk memulihkan perekenomian," katanya.

 Baca juga: Pengusaha Mikro Bakal Dapat BLT dan Kredit Macet Dihapus, Ini Penjelasannya

Dia menambahkan untuk itu, sinergi kebijakan antara berbagai pihak dibutuhkan karena tantangan sangat kompleks saat ini.

"Kondisinya korporasi membayar lebih cepat atau mereka menggunakan dana pribadi untuk produksi. Jadi ini yang harus didorong. Kami sudah petakan 38 subsektor prioritas yang bisa dipilah potensinya," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini