Jumlah Turis Meningkat Selama Libur Paskah, Sandiaga: Ini Perlu Kita Syukuri

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 05 April 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 320 2389600 jumlah-turis-meningkat-selama-libur-paskah-sandiaga-ini-perlu-kita-syukuri-g3bcX1x14o.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa terjadi peningkatan jumlah wisatawan selama libur panjang hari raya Paskah pada 1-4 April 2021. Hal tersebut sesuai dengan pemantauan Kemenparekraf di beberapa destinasi wisata.

Sandi menjelaskan, pihaknya melakukan pantauan mulai dari destinasi pariwisata unggulan dan tulang punggung, Bali, kemudian di sekitar Jabodetabek dan Batam, Bintan serta Riau yang menunjukkan angka yang meningkat.

Baca Juga: Matangkan Persiapan Pembukaan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Jaring Aspirasi Seluruh Pelaku Usaha Parekraf

"Dan itu perlu kita syukuri sekaligus mengingatkan semua elemen masyarakat termasuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ujar Sandi dalam Weekly Press Briefing, Senin (5/4/2021).

Sandi menjelaskan, untuk kunjungan wisatawan nusantara di Bali dalam dua hari libur saja menembus angka 8.000 orang per hari melalui Bandara Ngurah Rai dan titik lain yakni Pelabuhan Gilimanuk.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Kena Prank saat Kunker Ke Samosir

"Ini perlu kita sikapi sebagai hal yang positif, hal yang betul-betul membesarkan hati kita, semangat kita dan ini adalah harapan pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit," kata dia.

Sandi juga menjelaskan mengenai hasil kunjungannya dalam beberapa waktu terakhir dalam road show desa wisata, yang mana disebutnya menunjukkan adanya potensi sangat besar, seperti di Desa Wisata Lerep di Kabupaten Semarang, Desa Wisata Dusun Semilir hingga Dusun Butuh.

"Ini adalah pariwisata era baru di mana kita berbasis alam terbuka dan kebudayaan serta memadupadankan secara sangat ciamik yaitu produk-produk ekonomi kreatif seperti kopi dan produk lainnya yaitu duren dengan pariwisata," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini