Punya Dirut Baru, PTBA Harus Gercep Ekspor Batu Baru ke China

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 320 2390065 punya-dirut-baru-ptba-harus-gercep-ekspor-batu-baru-ke-china-udZJq8Yctz.jpg Potensi Ekspor Batu Bara ke China. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemegang saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepakat mengesahkan Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Utama PTBA, menggantikan Arfiyan Arifin yang telah habis masa jabatannya. Keputusan itu disetujui para investor dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Menurut Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi, Suryo Eko Hadianto bukan orang baru di pertambangan dan mengawali karier juga di PTBA. Maka itu, sudah hafal seluk beluknya PTBA dan untuk bisnis ke depannya tinggal mengembangkan.

Baca Juga: Permintaan Turun, PTBA Sesuaikan Produksi Batu Bara hingga Akhir 2020

"Akan tetapi dari industri batu bara ini, China sudah buka kran impornya. Jadi ini merupakan peluang untuk pelaku emiten batu bara di Indonesia sudah mulai bergairah kembali," ujar dia dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (6/4/2021).

Kemudian, lanjut dia, China saat ini masih bersitegang dengan Australia. Hal ini membuat China tidak mau impor batu bara dari Negeri Kangguru tersebut. Maka itu ini akan menjadi peluang bagi Indonesia.

Baca Juga: 90% Laba untuk Dividen, PTBA: Tidak Pengaruhi Likuiditas Perseroan

"Maka itu tahun ini menjadi peluang cukup baik bagi emiten-emiten batu bara di Indonesia," ungkap dia.

Dia juga menambahkan PTBA ini secara penjualan atau fundamental perusahaan masih cukup kuat. Kemudian dengan adanya penunjukkan Diretur Utama PTBA baru.

"Dan adanya kran impor China. Maka ada sentimen positif tahun ini bagi PTBA," tandas dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini