Permintaan Turun, PTBA Sesuaikan Produksi Batu Bara hingga Akhir 2020

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 320 2268393 permintaan-turun-ptba-sesuaikan-produksi-batu-bara-hingga-akhir-2020-m64a3qaaP5.jpg PTBA Sesuaikan Produksi Batu Bara karena Permintaan Menurun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melakukan penyesuaian produksi batu bara akibat pandemi Covid-19. Perusahaan tambang pelat merah ini memproyeksikan produksi sebesar 25 juta sampai Desember 2020.

Direktur Keuangan Bukit Asam Mega Satria mengatakan, alasan penyesuaian produksi batu bara dilatarbelakangi terjadinya penurunan permintaan batu bara, baik pasar ekspor maupun domestik.

Baca Juga: 90% Laba untuk Dividen, PTBA: Tidak Pengaruhi Likuiditas Perseroan

"Kami pahami bahwa di kuartal II kemarin beberapa negara melakukan lockdown sehingga memberikan dampak permintaan batu bara. Demikian untuk pasar domestik yang diserap grup PLN," ujar Satria dalam Public Expose Live, Kamis (27/8/2020).

Dengan penyesuaian produksi atau penjualan batu bara di tahun ini, PTBA akan berupaya melakukan berbagai efisiensi dan ekspansi pasar baru.

"Ini dapat mengurangi dampak terhadap penurunan harga batu bara sehingga kinerja keuangan PTBA masih dapat terjaga dengan baik," kata dia.

Baca Juga: Tahun Ini PTBA Targetkan Produksi Batu Bara 30,3 Juta Ton, Cuma Naik Tipis

Sementara itu, terkait belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan, Satria menyampaikan bahwa capex tahun ini kurang lebih sebesar Rp2,5 triliun dan sebagian besar terkait dengan investasi PLTU Sumsel 8.

"Bahwa kita terus melakukan setoran modal sesuai dengan progress pembangunan PLTU Sumsel 8 dan sebagian tentunya untuk beberapa investasi rutin yang ada di PTBA," ucapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini