KRL Yogyakarta-Solo Lebih Cepat dan Irit Dibanding Prameks

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 320 2390205 krl-yogyakarta-solo-lebih-cepat-dan-irit-dibanding-prameks-dO2yGV924R.jpg KRL Yogyakarta. (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Warga Solo dan Yogyakarta memiliki transportasi berbasis rel terbaru. Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Februari 2021.

KRL Solo-Yogyakarta menggantikan kereta Rel Diesel (KRD) Prameks. Di mana KRD Prameks sudah melayani warga Solo dan Yogyakarta sejak pengoperasian pertama pada 20 Mei 1994.

Lantas mana yang lebih baik antara KRL dengan KRD Prameks Yogyakarta -Solo?

Baca Juga: Pasca-Kebakaran Permukiman Warga, KRL Cikarang Sudah Bisa Dilewati

Direktur Prasarana Kereta Api Kementerian Perhubungan Heru Wisnu Wibowo mengatakan, dari segi biaya operasional, pengoperasian KRL jauh lebih murah dibandingkan dengan KRD Prameks.

“Biaya operasi KRD dua kali lipatnya yaitu Rp642 penumpang per km. (Kalau KRL) Rp293 penumpang per km jadi lebih murah,” ujarnya di kawasan Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (6/4/2021).

Dari sisi kecepatan dan waktu tempuh, KRL jauh lebih cepat dan juga singkat. Adapun KRL memakan waktu 68 menit dengan kecepatan maksimal 90 kilometer (km) per jam sedangkan KRD Prameks 75 menit dengan kecepatan 80 km per jam.

Baca Juga: KRL Yogyakarta-Solo 'Diserbu' 321.563 Penumpang sejak Diresmikan Jokowi

“Dengan KRL akan mempersingkat waktu tempuh karena kecepatan ini akan 100 km per jam,” ucapnya.

Sementara itu, jika melihat dari kapasitas penumpang, juga jauh lebih besar KRL dibandingkan KRD Prameks. Adapun kapasitas KRL mencapai 960 penumpang per trip, sedangkan KRD Prameks mencapai 616 penumpang per trip.

Jika diakumulasi, penumpang KRL mencapai 19.200 penumpang per hari, sementara KRD Prameks mencapai 12.320 penumpang per hari. Adapun jumlah perjalanan antara KRL dan KRD Prameks sama-sama 20.

“Kalau per harinya 19.200 per hari, kalau KRD prameks 12.320 per hari. Kalau beroperasi saat ini ada 20 perjalanan,” jelasnya.

Sedangkan tarifnya juga baik antara KRL maupun KRD Prameks sama-sama Rp8.000 flat. Namun, KRL melayani atau berhenti di 11 Stasiun sedangkan KRD Prameks berhenti dan melayani di 7 Stasiun.

“Stasiun juga gitu, kalau Stasiun KRL 11, KRD 7 stasiun. Tarifnya sementara sama Rp8.000 flat,” kata Heru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini