Putar Lagu di Pesawat Harus Bayar Royalti, Begini Reaksi Dirut Garuda

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 320 2390365 putar-lagu-di-pesawat-harus-bayar-royalti-begini-reaksi-dirut-garuda-Pu3usKNURf.jpg Pesawat (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah resmi meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik.

Baca Juga: Garuda Indonesia dan Bank Mandiri Teken Perjanjian Pinjaman Rp2,4 Triliun

Dalam Pasal 3 ayat 2 PP Nomor 56 Tahun 2021, diatur 14 tempat dan jenis kegiatan yang akan dikenai royalti terhadap sebuah karya cipta. Salah satunya sektor transportasi seperti pesawat udara, bus, kereta api, dan kapal laut.

Baca Juga:Garuda Indonesia Dikabarkan Jual Parfum, Begini Penjelasan Dirut

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyetujui aturan Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik tersebut.

"Ya harus diikuti aturan tersebut. Karena kan aturan dari pemerintah," ujar dia kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (6/4/2021).

Dalam PP tersebut diatur tentang perlindungan sebuah karya dan pembayaran royalti yang kerap diputar dalam beberapa tempat. Royalti yang diatur dalam regulasi ini adalah imbalan atas pemanfaatan hak ekonomi suatu karya cipta atau produk yang diterima oleh pencipta atau pemilik hak terkait.

Sementara definisi hak cipta merupakan hak eksklusif pencipta yang didapatkan berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini