Share

Garuda Indonesia Dikabarkan Jual Parfum, Begini Penjelasan Dirut

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 21 Maret 2021 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 21 320 2381503 garuda-indonesia-dikabarkan-jual-parfum-begini-penjelasan-dirut-4iq64mV6wb.jpg Garuda (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membantah adanya penjualam parfum untuk mendukung biaya operasional di tengah pandemi Covid-19.

Garuda Indonesia merupakan satu dari sekian BUMN yang kinerja bisnisnya terkontraksi akibat pandemi Covid-19.

"Itu palsu, lagi kita kejar," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (21/3/2021).

Baca Juga: 12 Pesawat Bombardier Dikembalikan, Karyawan Garuda Dukung Erick Thohir 

Dari pantauan di sosial media (Instagram), ada sejumlah akun anonim yang mengataskan maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Akun-akun tersebut menawarkan jenis parfum yang beragam dengan kemasan berlogo Garuda Indonesia. Bahkan, ada yang menawarkan diskon dengan cara beli satu gratis empat. Irfan menyebut, akun-akun tersebut adalah palsu dan tengah ditelusuri pihaknya,

Kinerja bisnis perseroan memang tercatat negatif sepanjang 2020. Ada sejumlah langkah stimulus yang diberikan Kementerian BUMN untuk menyelamatkan Garuda dari terpaan krisis ekonomi dan keseharan saat ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp1 triliun.

Saat ini manajemen telah menyelesaikan proses pencairan dana OWK dengan mengacu pada perjanjian penerbitan OWK pada akhir 2020 lalu. Dana obligasi tersebut telah disepakati antara Garuda Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) selaku pelaksana investasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dalam rangka implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasiona (PEN).

Irfan menyambut gembira cairnya dana hasil penerbitan OWK sebesar Rp1 triliun ini. Menurutnya, pencairan ini bisa menjadi momentum bagi Garuda Indonesia untuk terus memperkuat upaya pemulihan kinerja perseroan.

“Dana hasil penerbitan OWK sebesar Rp1 triliun yang telah kami selesaikan proses pencairannya pada pertengahan kuartal 1 tahun ini, tentunya menjadi momentum tersendiri bagi Garuda Indonesia untuk terus memperkuat upaya pemulihan kinerja sejalan dengan kinerja fundamental operasional Perusahaan yang secara konsisten terus menunjukan pertumbuhan yang positif,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini