Jadi Kado HUT Kemerdekaan, Tarif KA Bandara Internasional Yogyakarta Cuma Rp25.000

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 320 2390382 jadi-kado-hut-kemerdekaan-tarif-ka-bandara-internasional-yogyakarta-cuma-rp25-000-oiBMlyRg0P.jpg kereta Bandara (Foto: Giri Okezone)

JAKARTA - Kereta Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA) ditargetkan akan beroperasi komersial pada Agustus 2021. Saat ini pembangunan kereta bandara YIA ini mencapai 86%.

Direktur Prasarana Kereta Api Kementerian Perhubungan Heru Wisnu Prabowo mengatakan, kereta bandara YIA ini akan menjadi kado pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia di 17 Agustus. Pengerjaan konstruksi bandara sendiri ditergetkan rampung pada Juli dan beroperasi sebulan kemudian.

Baca Juga: Kereta Bandara Internasional Yogyakarta Rp1,1 Triliun Beroperasi Agustus 2021

"Rencananya hadiah kemerdekaan kita operasikan komersial," ujarnya di kawasan Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (6/4/2021).

Mengenai tarifnya, Kementerian Perhubungan masih melakukan penghitungan. Namun direncanakan tarif kereta Bandar YIA yang paling mahalnya adalah Rp25.000.

Baca Juga: Pembangunan KA Bandara Internasional Yogyakarta Capai 83,6%

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menghitung tarif kereta bandara YIA. Salah satunya adalah melihat jumlah penumpangnya.

“Tarifnya masih dihitung. Mungkin paling mahal sekitar Rp25.000. Kita belum hitung karena tergantung penumpang yang naik di sana,” jelasnya.

Adapun, masa waktu perjalanan dari Yogyakarta selama 45 menit dengan jarak antar kereta sebanyak 30 menit setiap perjalanannya. Diharapkan bisa membantu dan mempermudah masyarakat yang akan menuju dan dari Bandara Yogyakarta.

“Headwaynya beraoa ? Rencanakan kita upayakan 30 menit,” ucapnya.

Sebagai informasi, proyek ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,1 triliun yang dibayarkan secara tahun jamak atau multiyears. Adapun dalam pembangunan kereta bandara ini, Kementerian Perhubungan hanya membangun jalur kereta sepanjanh 5,4 kilometer.

Sementara sisanya, menggunanakan jalur yang ada menuju Stasiun Tugu. Selain fokus pada konstruksi, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan armada untuk kereta bandara ini.

Adapun armada ini nantinya akan menggunakan armada berupa kereta Api diesel Elektrik (KRDE). Terdapat empat rangkaian KRDE yang siap untuk melayani masyarakat pengguna jasa KA Bandara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini