Menko Airlangga: Sudah Waktunya Pengusaha Bayar THR

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390980 menko-airlangga-sudah-waktunya-pengusaha-bayar-thr-ld0n81Vcf7.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto; Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa salah satu langkah mendorong konsumsi jelang lebaran adalah dengan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan. Oleh karena itu pemerintah mendorong agar pihak swasta membayarkan THR karyawan pada lebaran tahun ini.

“Nah ini tadi disampaikan bahwa sudah waktunya pihak swasta untuk memberikan THR karena berbagai kegiatan sudah diberikan,” katanya seusai sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Rabu (7/4/2021).

 Baca juga: Soal THR, Menaker Ida: Kewajiban Pengusaha ke Pekerja!

Dia memperkirakan bahwa uang yang akan berputar di pasar dengan adanya pembayaran THR sebesar Rp.215 triliun.

“Estimasi dari anggaran yang bisa masuk ke pasar adalah Rp 215 triliun,” ungkapnya.

 Baca juga: Tuntut THR Full, Buruh Bakal Demo Besar-besaran

Lebih lanjut Airlangga juga mengungkapkan bahwa dorongan untuk memberikan THR adalah karena pemerintah sudah memberikan berbagai fasilitas kemudahan bagi swasta. Diantaranya adalah relaksasi pajak melalui pembebasan PPnBM.

“Dan ini kenaikan penjualan kendaraan di Maret sebesar 143%. Kemudian PPN ditanggung pemerintah ini mengakibatkan kenaikan penjualan di Maret masyarakat berpenghasilan rendah itu rumahnya 10%, menengah 20%, dan tinggi 10%,” ujarnya.

Selain itu juga diberikan fasilitas untuk sektor hotel, restoran, dan kafe. Dimana dalam hal penjaminan kredit sudah diterbitkan oleh menteri keuangan yakni PMK 32/2021.

“Dimana diberikan grace periode selama 3 tahun. Dan klaster usahanya dari Rp5 miliar sampai Rp1 triliun dengan pinjaman minimun Rp5 miliar. Nah khusus kafe restoran bisa menggunakan skema KUR. Di mana mana KUR diusulkan untuk diperpanjang 3% sampai tahun 2021. Tentu pemerintah siapkan subsidi bunga sebesar Rp8,15 triliun,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini