Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Ismail mengatakan pemanfaatan teknologi digital mampu mengakselerasi transformasi dan memberikan dampak positif pada institusi dan mampu menghapus barier antar sektor dan industri.
Menurutnya, laju digitalisasi di Indonesia bergerak lebih cepat akibat pandemi. “Indonesia masuk dalam fase digitalisasi yang ditandai dengan pemanfaatan penggunaan Teknologi Informasi dalam proses bisnis untuk mendapatkan benefit dari komten digital, pemanfaatan tata naskah secara daring, online learning maupun learning managemen sistem,” ujar Ismail.
Ismali berpendapat, meski dalam tahap digitalisasi, namun Indonesia juga bergerak menuju pada fase transformasi digital yang ditandai dengan pemanfaatan artificial intelegance (AI) untuk mempercepat perijinan, pemanfaatan AI untuk damand forcasting, inventory planning dalam rantai produksi dan pemanfaatan big data untuk pengambilan keputusan.
Terkait dengan hal itu, pemerintah tengah menyiapkan agenda trasformasi digital, diantaranya percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, menata jajaran terkait untu persiapan peta jalan transformasi digital di sektor strategis, integrasi pusat data nasional, penyiapan SDM bertalenta digital dan memersiapkan reglasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.