5 Fakta Kartu Prakerja, Peserta Terdaftar Harus Segera Beli Pelatihan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 320 2392464 5-fakta-kartu-prakerja-peserta-terdaftar-harus-segera-beli-pelatihan-EpwLLA14Vf.jpg Kartu Prakerja (Okezone)

JAKARTA - Bagi Anda yang sudah lolos pendaftaran sebagai peserta program Kartu Prakerja diharuskan untuk segera mengikuti pelatihan tahap pertama. Apabila, mengabaikan anjurannya, maka akan ada sanksi yang bakal diterapkan.

Terkait hal itu, Okezone telah merangkum beberapa fakta menarik untuk diulas, Minggu (11/4/2021).

 Baca juga: Sudah Capai Target, Program Kartu Prakerja Gelombang 17 Bakal Ada?

1. Lolos sebagai Peserta Kartu Prakerja Akan Terima Insentif Rp1 juta untuk Beli Pelatihan

Jika dinyatakan lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, maka manfaat bantuan pelatihan adalah sebesar Rp1.000.000. Bantuan untuk pelatihan diberikan secara non-tunai. Dapat cek saldo bantuan pelatihan pada dashboard akun. Pastikan pengecekan dilakukan secara berkala.

2. Tak Ikut Pelatihan, 11 Ribu Peserta Kartu Prakerja Gelombang 12 Dicabut

Sebanyak 11.000 peserta Kartu Prakerja gelombang 12 status kepesertaannya dicabut. Hal tersebut lantaran mereka tak mengikuti pelatihan dalam batas waktu 30 hari yang diberikan.

 Baca juga: Hasil Kartu Prakerja Gelombang 16 Diumumkan, Begini Cara Cek Lolos atau Tidaknya

"Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja telah mencabut kepesertaan sekitar 11.000 orang dari gelombang 12 karena mereka tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," kata Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu, Selasa (6/4/2021).

3. 12 Ribu Peserta Kartu Prakerja Gelombang 13 Terancam Batal Dapat BLT Rp3,5 Juta

Program Kartu Prakerja gelombang 13 bakal membatalkan status 12.000 pesertanya. Hal ini dikarenakan mereka hingga kini belum mengikuti pelatihan pertama yang harus diikuti wajib bagi peserta yang lolos pendaftaran.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama," kata Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu.

4. Manajemen Menyayangkan Sikap Peserta yang Abaikan Pelatihan

Dia menilai kondisi tersebut sungguh amat memprihatinkan, di mana banyak yang menungu-nungu untuk bisa ikut Kartu Prakerja, tapi ini malah menyia-nyiakan.

"Ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan, sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial," ujarnya.

5. Terbuka Peluang Dibukanya Pendaftaran Gelombang 17

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu menjelaskan pihaknya telah memenuhi target target rekrutmen 2,7 juta orang di semester pertama sudah terpenuhi dari pendaftaran gelombang 12-16.

"Gelombang 17 hanya akan dibuka untuk menggunakan kuota dari mereka yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," ujarnya kepada Okezone.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini