Ganti Nama Jadi MBZ, Jalan Tol Layang Terpanjang di RI Jadi Milik UEA?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 12 April 2021 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 320 2393289 ganti-nama-jadi-mbz-jalan-tol-layang-terpanjang-di-ri-jadi-milik-uea-IPQj2remwh.jpg Jalan tol Cikampek II (Foto: Okezone)

JAKARTA - Isu berpindah tangannya jalan tol layang Jakarta - Cikampek atau Jakarta Cikampek II Elevated kepada Uni Emirat Arab (UEA) mulai muncul. Setelah jalan tol layang terpanjang di Indonesia tersebut berganti nama menjadi Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Baca juga: Tol Japek II Jadi MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed, Pererat Hubungan RI dan UEA

Menanggapi hal tersebut Pelaksana Harian (Plh) Anggota BPJT Unsur Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat Mahbullah Nurdin mengatakan, perubahan nama sama sekali tidak berpengaruh kepada kepemilikan dari ruas tol tersebut. Artinya, meskipun saat ini nama dari jalan tol tersebut berganti menjadi MBZ, namun kepemilikan dan pengelolaannya masih dipegang oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

"Ganti nama kan enggak berpengaruh (ganti pemilik). Nama jalan saja (berubah)," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Ini Alasan Tol Japek II Ganti Nama Jadi MBZ

Nurdin mencontohkan, kejadian serupa yang terjadi pada jalan tol Cawang-Priok yang kini berganti nama menjadi Tol Wiyoto Wiyono. Meskipun berganti nama, bukan berarti jalan tol tersebut menjadi milik Wiyoto Wiyono.

"Sama seperti jalan tol Cawang - Priok kan namanya Wiyoto Wiyono. Memangnya kepemilikannya punya Wiyoto Wiyono? kan bukan," kata Nurdin.

Namun jika nantinya perseroan dalam hal ini Jasa Marga ingin melakukan divestasi pada ruas tol layang terpanjang di Indonesia tersebut kepada UEA merupakan hal yang berbeda. Karena divestasi merupakan murni aksi korporasi yang melibatkan dua perusahaan di dalamnya.

"Kalau divestasi mah itu urusan korporasi. Business to Business (B2B)," kata Nurdin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini