Multipolar Raup Rp362 Miliar Usai Jual Saham Matahari

Rabu 14 April 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 278 2394519 multipolar-raup-rp362-miliar-usai-jual-saham-matahari-hZHZDlnVRw.jpg Multipolar Jual Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Multipolar Tbk (MLPL) menjual 896.327.200 lembar saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dengan harga Rp404 per lembar saham pada 6 April 2021. Dengan demikian, emiten layanan komputer milik Grup Lippo ini meraup dana Rp362,11 miliar dari penjualan 11,9% kepemilikan saham pada anak usaha yang bergerak dibidang pusat perbelanjaan modern ini.

Disebutkan bahwa porsi saham MLPL pada MPPA menjadi 38,33% usai transaksi itu. Pada saat yang sama, MPPA mengumumkan terdapat pemegang saham baru yakni Watiga Trust Ltd. Perusahaan investasi berbadan hukum Singapura telah memiliki 537.796.300 lembar MPPA, sebelumnya Watiga tidak memegang selembar saham perseroan.

Baca Juga: Laba Bali Towerindo Meroket Naik 22,14% di Kuartal I

Sehingga Watiga kini memegang 7,14% porsi saham MPPA. Sehingga masih ada sisa saham yang dilego induk usaha MPPA masih belum diketahui pembelinya.

Direktur Multipolar Agus Arismunandar mengatakan, alasan perusahaan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di MPPA adalah untuk memperluas investor skala besar dalam MPPA dan untuk investasi kembali. MPPA sendiri merupakan perusahaan ritel yang mengelola sejumlah gerai pangan seperti Hypermart, Foodmart, dan HyFresh. MPPA tercatat sebagai salah satu ritel groseri terbesar di Indonesia. Perusahaan memiliki gerai di 73 kota dan 31 provinsi.

Baca Juga: IHSG Naik-Turun, Bisakah Pasar Saham Capai Level 7.000 Tahun Ini?

"Mempertimbangkan hal itu, MLPL menjual 11,9% saham MPPA dan akan menginvestasikannya kembali untuk modal kerja mendorong MPPA ke pertumbuhan berikutnya," ujar Agus, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu, MPPA juga merencanakan peningkatan modal melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) bagi seluruh pemegang saham. Pelaksanaan rights issue tersebut dilakukan selambat-lambatnya pada Agustus 2021.

Oleh karena itu, perusahaan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jumlah maksimum HEMTD akan disampaikan kemudian.

Kemudian PT Multipolar Tbk memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: Multipolar Technology Tbk (MLPT) kepemilikan 87%, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) kepemilikan 33% dan PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) kepemilikan 26,47% secara langsung dan 65,99% tidak langsung melalui anak usahanya yakni PT Surya Cipta Investama, dimana 50,20% saham PT Surya Cipta Investama dimiliki MLPL.

Selain itu, Multipolar Tbk juga memegang 33,76 persen saham First Media Tbk (KBLV) melalui PT Reksa Puspita Karya (anak usaha), Matahari Department Store Tbk (LPPF) kepemilikan 18,18% dan Saham Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) melalui PT Prima Cakrawala Sentosa (anak usaha) dengan kepemilikan 19,58%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini