BI Borong SBN Rp101,9 Triliun hingga Pertengahan April 2021

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 320 2397884 bi-borong-sbn-rp101-9-triliun-hingga-pertengahan-april-2021-AuxTqBKqxB.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia terus melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar perdana. Hal ini menjadi sinergi ekspansi moneter BI dengan akselerasi stimulus fiskal pemerintah.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mencatat, pada 2021 Bank Indonesia melanjutkan pembelian SBN dari pasar perdana untuk pembiayaan APBN Tahun 2021 melalui mekanisme sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia tanggal 16 April 2020. Sebagaimana telah diperpanjang tanggal 11 Desember 2020, hingga 31 Desember 2021.

 Baca juga: Suku Bunga Kredit Bank BUMN Turun, Bank Swasta Masih Cari Untung

"Besarnya pembelian SBN di pasar perdana hingga 16 April 2021 sebesar Rp101,91 triliun," ujar Perry, Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Dirinya merincikan, besaran pembelian SBN tersebut terdiri dari Rp28,33 triliun melalui mekanisme lelang utama dan sebesar Rp73,58 triliun melalui mekanisme Greenshoe Option (GSO). Sebelumnya, pada 2020 melakukan pembelian dari pasar perdana sebesar Rp473,42 triliun untuk pendanaan APBN 2020.

 Baca juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5%

Perry mengatakan, kondisi likuiditas yang longgar pada Maret 2021 telah mendorong tingginya rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yakni 33,58% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tinggi sebesar 9,20% (yoy).

Dari besaran moneter, pertumbuhan besaran moneter M1 dan M2 pada Maret 2021 tetap terjaga, yakni sebesar masing-masing 10,8% (yoy) dan 6,9% (yoy)," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini