Begini Hitung-hitungan Pajak Wanita yang Sudah Menikah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 320 2398563 begini-hitung-hitungan-pajak-wanita-yang-sudah-menikah-cXiJE5TREr.jpg Pajak (Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mmengungkapkan masih ada perbedaan perlakuan antara wajib pajak laki-laki dan perempuan. Adapun, akan ada dimensi yang berbeda ketika suami dan istri dalam rumah tangga sama-sama bekerja.

Meski demikian, perempuan tetap dapat memilih untuk membayar pajak sebagai individu atau wajib pajak dengan status bersama pasangannya. Dalam hal ini, hasil penelitian tersebut menunjukkan elastisitas tarif PPh terhadap perempuan lebih tinggi.

 Baca juga: 4 Fakta Menarik Jokowi Bebaskan Pajak Air Bersih

Jika tarifnya naik 1% saja, mereka bisa memikirkan untuk berhenti berpenghasilan. Namun, pada wajib pajak laki-laki, berapa pun tarif PPh-nya, mereka menyatakan tetap harus bekerja.

"Perempuan berbeda dengan laki-laki karena banyak perempuan yang posisinya lebih berat. ini bukan fenomena yang baru," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (20/4/2021).

 Baca juga: Permintaan Pengusaha: Pajak, Tarif Listrik Diturunkan hingga Bansos Diperpanjang

Dia menambahkan saat ini keberpihakan pembelanjaan uang hasil pajak untuk kelompok perempuan, seperti dari sisi infrastruktur. Makin baik infrastruktur yang tersedia, makin banyak pula beban perempuan yang berkurang.

Infrastruktur itu mulai dari air bersih, sanitasi, jalan raya, koneksi internet, hingga jaringan listrik. Dengan pembangunan infrastruktur yang menggunakan pajak, perempuan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk turut serta dalam menggerakkan ekonomi keluarga maupun nasional.

"Dimensi gender dalam public policy dan public spending kita antara laki-laki dan perempuan dampaknya akan berbeda,"tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini