Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih sebesar 7,9% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Februari 2021 sebesar 11,5% (yoy).
Demikian pula pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat sebesar 42,0% (yoy), lebih rendah dari capaian bulan sebelumnya sebesar 50,8% (yoy). Selain itu, pertumbuhan kredit[1] terkontraksi 4,0% (yoy), lebih dalam dari kontraksi 2,3% (yoy) pada Februari 2021.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.